sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Dubes Azad: Kebijakan luar negeri Iran interaksi konstruktif

Menurut Dubes Azad, kebijakan luar negeri Iran selalu berpegang teguh pada tiga prinsip yakni martabat, hikmat, dan maslahat.

Valerie Dante
Valerie Dante Rabu, 05 Feb 2020 12:01 WIB
Dubes Azad: Kebijakan luar negeri Iran interaksi konstruktif
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 116871
Dirawat 37530
Meninggal 5452
Sembuh 73889

Dalam konferensi pers pada Selasa (4/2), Duta Besar Iran untuk Indonesia mengatakan bahwa kebijakan luar negeri Iran mengikuti prinsip interaksi konstruktif. Teheran, lanjutnya, berupaya menjaga hubungan baik dengan semua negara.

"Usaha menjaga hubungan baik ini selalu didasari dengan prinsip penyelesaian persoalan melalui dialog, menghindari paksaan dan kekerasan, serta mengedepankan win-win solution," jelas Dubes Azad di kediamannya di Menteng, Jakarta.

Salah satu contoh suksesnya kebijakan luar negeri Iran yang konstruktif, jelasnya, terlihat dari kesepakatan nuklir 2015 (JCPOA) yang didukung oleh resolusi Dewan Keamanan PBB nomor 2231.

"Berdasarkan kesepakatan itu, seluruh aktivitas nuklir Iran berada di bawah pengawasan penuh badan nuklir PBB (IAEA). Dalam laporannya, IAEA berulang kali menyampaikan bahwa mereka tidak menemukan ada tanda-tanda pengalihan kegiatan nuklir Iran ke arah yang tidak damai," kata dia.

Selain itu, Dubes Azad menekankan bahwa kebijakan luar negeri Iran bertujuan untuk menyebarluaskan perdamaian, keamanan, kemajuan ekonomi, dan kesejahteraan dengan mendorong partisipasi berbagai negara kawasan.

Dalam hal menyebarluaskan perdamaian, Iran secara konsisten melawan terorisme. Dubes Azad menegaskan, Teheran melawan segala pihak yang berupaya menyebarkan nilai-nilai Islam yang palsu.

"Sesungguhnya Islam menjauhi kekerasan, tindakan-tindakan anarkis, dan menentang terorisme. Di Indonesia, hal ini dikenal sebagai Islam Wasathiyah atau Islam yang mengedepankan moderasi dan perundingan dalam penyelesaian masalah," ujar dia.

Lebih lanjut, dia menyebut bahwa kebijakan luar negeri Iran selalu berpegang teguh pada tiga prinsip yakni martabat, hikmat, dan maslahat.

Sponsored

"Selama ini, kebijakan luar negeri Iran logis dan rasional. Dalam menghadapi berbagai persoalan di kawasan maupun global, kami selalu mengedepankan ketiga prinsip tersebut," lanjut Dubes Azad.

Di panggung internasional, Dubes Azad menyatakan bahwa Iran berulang kali menekankan bahwa keamanan di Timur Tengah merupakan hal yang perlu diciptakan dan dipelihara secara kolektif dengan negara-negara di kawasan tanpa campur tangan pihak asing.

"Jika keamanan dipelihara secara kolektif, maka tidak akan ada ruang bagi negara asing untuk menakut-nakuti negara kawasan agar mereka bisa menjual persenjataan," ujar dia.

Berita Lainnya