sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Dubes Bangladesh pilih bubur kampiun untuk menu buka puasa

Dubes Bangladesh Azmal Kabir sudah dua tahun berada di Jakarta. Dia mengaku sudah bisa beradaptasi dengan tradisi Ramadan di Indonesia.

Valerie Dante
Valerie Dante Rabu, 15 Mei 2019 11:58 WIB
Dubes Bangladesh pilih bubur kampiun untuk menu buka puasa

Duta Besar Bangladesh untuk Indonesia Azmal Kabir mengatakan bahwa bubur kampiun, hidangan khas Sumatera Barat, menjadi salah satu menu buka puasa yang dia senangi. Selama dua tahun menjadi Duta Besar, Kabir mengaku sudah bisa beradaptasi dengan tradisi Ramadan di Indonesia.

"Saya penyuka hidangan manis, jadi bubur ini sesuai dengan selera saya," ujar Dubes Kabir dalam acara "Pejambon Ifthar 2019" di Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Selasa (14/5).

Dalam buka bersama Kementerian Luar Negeri RI, Dubes Kabir juga sempat mencicipi sejumlah hidangan khas Indonesia seperti otak-otak dan es pisang ijo. "Semua enak, tetapi rasanya sangat asing, berbeda sekali dengan menu buka puasa Bangladesh," kata dia.

Setelah menetap lebih dari dua tahun di Jakarta, Dubes Kabir mengatakan bahwa dia merasa sudah dapat beradaptasi dengan baik dengan tradisi Ramadan di Indonesia. 

Sponsored

"Karena sudah lebih dari dua tahun, tentu sudah bisa beradaptasi. Di mana pun Anda berada, harus bisa beradaptasi," tuturnya. "Di negara mana pun, melewati bulan suci Ramadan tetap merupakan pengalaman yang sangat menyenangkan."

Dubes Bangladesh pun mengaku tidak kesulitan menjalankan ibadah puasa di Indonesia. Sembari bekerja, jelasnya, waktu berlalu tanpa terasa. "Saya tidak merasa lelah. Sebagian waktu saya habiskan di kantor, jadi benar-benar tidak terasa saat siang hari berlalu," ujarnya.

Meski menikmati bulan Ramadan di Indonesia, dubes mengatakan, dia merindukan tradisi sahur di kampung halamannya. "Tradisi iftar dan sahur kami berbeda dengan masyarakat di Indonesia, tentu saja saya merindukan itu," ungkapnya.