sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Sejumlah negara Eropa lanjutkan penggunaan vaksin AstraZeneca

Jerman, Prancis, Italia, Latvia, Bulgaria dan Slovenia putuskan kembali gunakan vaksin AstraZeneca.

Valerie Dante
Valerie Dante Jumat, 19 Mar 2021 11:48 WIB
Sejumlah negara Eropa lanjutkan penggunaan vaksin AstraZeneca
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.341.314
Dirawat 153.074
Meninggal 36.325
Sembuh 1.151.915

Jerman, Prancis, dan beberapa negara Uni Eropa lainnya pada Kamis (18/3) telah memutuskan untuk terus menggunakan vaksin Covid-19 milik AstraZeneca. Keputusan tersebut diambil setelah badan regulator obat-obatan Uni Eropa, European Medicines Agency (EMA), menyatakan bahwa vaksin AstraZeneca aman dan efektif mengatasi Covid-19.

Menteri Kesehatan Jens Spahn menuturkan, Jerman akan melanjutkan pemberian suntikan AstraZeneca pada Jumat (19/3). Namun, vaksin itu akan datang dengan saran baru terkait potensi efek samping.

"Tujuan dari pemerintah federal dan 16 negara bagian adalah agar vaksinasi dengan AstraZeneca dimulai besok," kata Spahn.

Jerman sebelumnya telah menangguhkan vaksin AstraZeneca sebagai tindakan pencegahan. Spahn berjanji untuk membuat keputusan tentang vaksin tersebut setelah keputusan EMA.

"Analisis EMA telah mengonfirmasi tindakan yang kami ambil," lanjut Spahn. "Merupakan langkah yang benar untuk menangguhkan vaksinasi sebagai tindakan pencegahan sampai akumulasi kasus dengan jenis trombosis yang sangat langka ini dapat dianalisis," bebernya.

Selain Jerman, Prancis, Italia, Latvia, Bulgaria dan Slovenia juga akan melanjutkan penggunaan vaksin AstraZeneca mengikuti panduan EMA.

Perdana Menteri Prancis Jean Castex berencana untuk menerima suntikan AstraZeneca pada Jumat untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap vaksin tersebut.

"Vaksin Covid-19 AstraZeneca efektif, seperti yang digarisbawahi oleh regulator Uni Eropa. Hanya memiliki efek samping yang relatif jarang," tutur Castex.

Sponsored

Sementara itu, Perdana Menteri Italia Mario Draghi mengatakan vaksinasi AstraZeneca segera dilanjutkan. Dia menyatakan, prioritas pemerintah adalah untuk melakukan vaksinasi sebanyak mungkin dalam waktu sesingkat mungkin.

Spanyol akan memperkenalkan kembali vaksinasi AstraZeneca pada Rabu (24/3), tetapi akan mengecualikan beberapa kelompok demografis untuk meminimalkan risiko kesehatan.

Lithuania pun akan kembali menggunakan vaksin AstraZeneca pada Jumat.  Menteri Kesehatan Arunas Dulkys akan bergabung dengan Presiden Lithuania, perdana menteri dan ketua parlemen pada Senin (22/3) untuk mendapatkan vaksin AstraZeneca.

Meskipun sejumlah negara Eropa telah memutuskan untuk kembali menggunakan AstraZeneca, Norwegia dan Swedia tetap menangguhkan penggunaan vaksin. Pasalnya, badan kesehatan publik di kedua negara masih melakukan penilaian situasi dan risiko.

"Vaksinasi dengan AstraZeneca akan tetap ditangguhkan sampai kami melihat situasi sepenuhnya," ungkap Direktur Institut Kesehatan Masyarakat Norwegia Camilla Stoltenberg.

Menurut Stoltenberg, masih terlalu dini untuk mengetahui kesimpulan akhir tentang vaksin AstraZeneca. (Deustche Welle)

Berita Lainnya