Dunia / Filipina

Filipina siaga topan Mangkhut

Topan Mangkhut yang mengancam Filipina dapat membawa hujan yang sangat lebat hingga memicu tanah longsor dan banjir bandang.

Filipina siaga topan Mangkhut Ilustrasi / Pixabay

Filipina tengah bersiap menghadapi topan Mangkhut dengan kecepatan angin tinggi yang diperkirakan melanda wilayah utara negara itu pada akhir pekan ini sebelum menuju China.

Setelah melalui Kepulauan Mariana Utara, topan Mangkhut melaju melintasi Pasifik dengan angin yang dapat mencapai 255 kilometer (160 mil) per jam, ungkap laporan AFP. 

Peramal cuaca Filipina Meno Mendoza mengatakan, topan Mangkhut dapat membawa hujan yang sangat lebat hingga memicu tanah longsor dan banjir bandang.

Setidaknya terdapat sekitar 10 juta orang yang berada di jalur yang akan dilewati topan Mangkhut, jelas pihak terkait. Namun, jumlah ini tidak termasuk jutaan lainnya di pesisir China yang padat penduduk.

Juru bicara pemerintah lokal Rogelio Sending mengatakan, ribuan warga di daerah tepi pantai di ujung utara pulau utama Luzon, Filipina, mulai mengungsi. Itu diperkirakan merupakan daerah pendaratan topan Mangkhut pada Sabtu (14/9) pagi.

"Evakuasi preemptive terjadi di kota-kota pesisir, desa-desa yang rentan terhadap gelombang badai," kata Sending. "Kami akan mengevakuasi lebih banyak."

Rata-rata, Filipina dilanda 20 topan setiap tahun, menyebabkan ratusan hingga ribuan orang tewas dan jutaan orang mengungsi.

Pada November 2013, topan super Haiyan menyebabkan lebih dari 7.350 orang tewas atau hilang di seluruh Filipina tengah, rekor paling mematikan yang tercatat di negara itu.

Federasi Internasional Masyarakat Palang Merah dan Bulan Sabit Merah memprediksi kerusakan substansial di sepanjang jalur yang dilintasi Mangkut di Filipina, muat laporan Associated Press.

Wilayah-wilayah yang berada di jalur topan Mangkhut tengah mempersiapkan pusat-pusat evakuasi di gedung-gedung pemerintah, menimbun makanan dan ransum darurat lainnya. Pihak berwenang setempat juga menempatkan tim penyelamat dan peralatan siaga.

Pihak berwenang di Hong Kong juga telah mulai membuat persiapan, menyusul prediksi bahwa topan Mangkhut diperkirakan akan melanda pulau itu pada hari Minggu.

Sejumlah warga Hong Kong mengabarkan via media sosial bahwa mereka telah menimbun makanan dan melakukan persiapan lainnya setelah observatorium setempat memperingatkan bahwa topan itu menimbulkan ancaman besar.
 

 

Sumber: Asian Correspondent


Berita Terkait