sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Gelombang panas melanda, KBRI Paris: Tidak ada imbauan khusus

Suhu diprediksi berangsur turun pada Jumat (28/6), namun akan kembali meningkat pada Sabtu (29/6) dan Minggu (30/6).

Valerie Dante
Valerie Dante Kamis, 27 Jun 2019 17:43 WIB
Gelombang panas melanda, KBRI Paris: Tidak ada imbauan khusus

Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Paris Rully F. Sukarno menyatakan pihaknya tidak memberikan imbauan khusus kepada WNI terkait gelombang panas yang sedang melanda Eropa.

"Tidak ada imbauan secara khusus, tapi pasti KBRI Paris terus memantau kondisi WNI baik yang menetap maupun yang berkunjung," tutur Rully kepada Alinea.id pada Kamis (27/6).

Rully menjelaskan bahwa kondisi puncak gelombang panas di Paris berlangsung pada Rabu (26/6) hingga Kamis.

"Di Paris suhu mencapai 37 derajat Celcius dan bahkan di beberapa tempat lain di Prancis suhu sempat menyentuh 40,5 derajat Celcius," jelasnya.

Pada Jumat (28/6), Rully menyampaikan suhu diprediksi berangsur turun tetapi pada Sabtu (29/6) dan Minggu (30/6) akan kembali meningkat.

"Setelah itu, suhu baru diperkirakan turun lagi pada pekan depan," kata dia.

Pemerintah Prancis, jelasnya, telah dengan gencar menyampaikan berbagai imbauan serta menambah sejumlah fasilitas umum seperti keran air minum, kolam renang umum dan air mancur sementara, untuk membantu publik menghadapi gelombang panas.

Ini bukan pertama kalinya Prancis diterpa gelombang panas mematikan. Dilansir dari BBC, dalam gelombang panas pada Agustus 2003, lebih dari 15.000 orang meninggal. Suhu saat itu menyentuh 44,1 derajat Celcius.

Sponsored

"Prancis tidak ingin kejadian pada 2003 terulang lagi. Pemerintah secara khusus meminta masyarakat dan pihak berwenang untuk memerhatikan segmen publik yang rawan menjadi korban gelombang panas seperti lansia, anak-anak dan balita," imbuhnya.