logo alinea.id logo alinea.id

Gelombang panas menerjang Eropa

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan bahwa kewaspadaan masyarakat sangat dibutuhkan dalam menghadapi gelombang panas pekan ini.

Valerie Dante
Valerie Dante Selasa, 25 Jun 2019 16:26 WIB
Gelombang panas menerjang Eropa

Prancis bersiap menghadapi gelombang panas dengan suhu yang diperkirakan melebihi 40 derajat Celcius pekan ini. Pada Senin (24/6), suhu di Prancis diprediksi mencapai 35 derajat Celcius dan akan terus meningkat pada Kamis (27/6) dan Jumat (28/6).

Bagian utara negara itu, termasuk Paris, akan terkena dampak terburuk dari gelombang panas.

Pemerintah Kota Paris telah mendirikan sejumlah air mancur sementara di berbagai titik kota dan kolam renang umum akan dibuka hingga malam hari. Langkah itu diambil untuk mengatasi kelembaban tinggi yang akan membuat 40 derajat Celcius terasa seperti 47 derajat Celcius di ibu kota.

Air akan didistribusikan untuk memastikan tidak ada warga yang kekurangan. Pemerintah berencana menaruh perhatian lebih bagi orang-orang yang rentan terhadap gelombang panas seperti kaum lansia.

Pada Senin, Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan bahwa kewaspadaan masyarakat sangat dibutuhkan dalam menghadapi gelombang panas pekan ini.

"Seperti yang Anda tahu, pada saat-saat seperti ini, orang sakit, wanita hamil, bayi, dan kaum lansia adalah yang paling rentan. Jadi kita harus memerhatikan mereka dan memiliki langkah-langkah pencegahan secepat mungkin," kata Macron.

Menteri Kesehatan Prancis Agnes Buzyn mengatakan bahwa segala hal sudah disiapkan untuk mengatasi gelombang panas di rumah pensiun, rumah sakit, dan sistem transportasi publik.

Prancis sangat sadar akan bahaya yang ditimbulkan oleh cuaca panas. Pasalnya, dalam gelombang panas yang dialami Prancis pada Agustus 2003, lebih dari 15.000 orang meninggal. Suhu saat itu menyentuh 44,1 derajat Celcius.

Sponsored

Badan cuaca Prancis, Meteo-France, memperingatkan bahwa suhu mungkin tidak akan turun sampai akhir pekan depan. Bahkan di malam hari, suhu terendah diperkirakan akan tetap di atas 20 derajat Celcius.

Meteo-France menuturkan, kota-kota besar di Prancis sangat rentan terdampak gelombang panas. Mereka menetapkan tingkat peringatan panas pada level oranye atau intensitas tertinggi kedua. Level itu berarti gelombang panas berpotensi menimbulkan bahaya dan publik diimbau untuk terus waspada. 

Paris telah menerapkan rencana untuk mengatasi panas ekstrem. Bagian dari rencana tersebut adalah menyediakan sekitar 900 tempat sejuk yang memiliki suhu lebih rendah dibandingkan dengan suhu di jalan-jalan utama di Paris.

Sejumlah tempat itu termasuk taman kota, ruang publik dengan pendingin ruangan, serta area-area di mana air mancur sementara dan mesin percikan air telah didirikan. Pemerintah kota juga membuka 13 taman hingga malam hari agar warga dapat menyejukkan diri di sana.

Kementerian Pendidikan Prancis menunda ujian nasional untuk 800.000 siswa berusia 15-16 tahun hingga 2 Juli. Menurut kementerian, gelombang panas dapat berdampak buruk terhadap kesehatan para murid.

Tahun ini, Prancis menjadi tuan rumah ajang Piala Dunia Wanita, untuk itu Federation of International Football Association (FIFA) menerapkan sejumlah tindakan untuk mencegah efek buruk dari suhu panas.

Tindakan pencegahan termasuk menerapkan istirahat di sela-sela pertandingan dan menunda pertandingan jika cuaca terlalu panas.

Piala Dunia Wanita dijadwalkan berlangsung setiap hari pada pekan ini kecuali Rabu (26/6) dan Minggu (30/6). Untungnya, sebagian besar pertandingan akan berlangsung pada malam hari. 

Ahli meteorologi mengatakan angin panas dari Gurun Sahara membawa cuaca yang panas ke Eropa. Gelombang panas serupa diperkirakan juga akan melanda Belgia, Swiss, dan Jerman.

Adapun fenomena cuaca di Atlantik menciptakan tekanan atmosfer tinggi di kawasan itu, menarik udara panas dari Afrika bagian utara dan Spanyol sehingga menaikkan suhu.

Badan cuaca Spanyol, Aemet, memperkirakan suhu di negara itu akan berada di atas 35 hingga 40 derajat Celcius. Sementara suhu di daerah-daerah tertentu seperti lembah Ebro, Tajo, Guadiana, dan Guadalquivir dapat menyentuh 42 derajat Celcius.

Jerman pun memperkirakan suhu sekitar 30 derajat Celcius di Berlin, Hamburg, Frankfurt dan kota-kota lainnya. Pada Kamis (27/6), suhu di Berlin diperkirakan dapat mencapai 38 derajat Celcius.

Di sisi lain, suhu panas yang meningkat di Inggris diperkirakan akan menyebabkan hujan lebat pada Selasa (25/6). (BBC dan AP)