logo alinea.id logo alinea.id

Hizbullah kecam serangan udara Israel di Lebanon

Serangan drone Israel itu disebut menargetkan daerah Dahyeh di Beirut yang didominasi anggota Hizbullah.

Valerie Dante
Valerie Dante Senin, 26 Agst 2019 18:16 WIB
Hizbullah kecam serangan udara Israel di Lebanon

Pemimpin gerakan Hizbullah, Hassan Nasrallah, mengecam serangan udara yang dilakukan dua pesawat tanpa awak (drone) Israel di pinggiran selatan Beirut, Lebanon. Dia menyatakan akan melakukan segala upaya untuk mencegah drone Israel mengudara di negaranya.

"Hizbullah tidak akan membiarkan agresi semacam itu. Drone Israel tidak dapat datang dan menyerang Lebanon," katanya dalam pidato yang disiarkan televisi pada Minggu (25/8).

"Mulai sekarang, kami akan menembak jatuh setiap drone Israel di langit Lebanon."

Sebelumnya, juru bicara Hizbullah Mohammed Afif mengatakan bahwa sebuah drone jatuh di atap sebuah gedung yang menampung kantor media Hizbullah di Dahyeh.

Afif mengatakan bahwa drone kedua, yang datang sekitar 45 menit setelah drone pertama jatuh, meledak di udara.

"Kami tidak menembak jatuh atau meledakkan drone mana pun," kata Afif.

Nasrallah menyatakan bahwa serangan drone Israel itu menargetkan daerah Dahyeh di Beirut yang didominasi anggota Hizbullah.

Perdana Menteri Saad Hariri mengatakan drone tersebut merupakan serangan terbuka terhadap kedaulatan Lebanon.

Sponsored

"Agresi baru ini merupakan ancaman bagi stabilitas regional dan upaya untuk mendorong situasi menjadi lebih tegang," kata PM Hariri pada Minggu.

Kabinet keamanan Israel bertemu pada Minggu pagi waktu setempat untuk membahas perkembangan keamanan baru-baru ini. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu memperingatkan pihaknya dapat melakukan serangan lebih lanjut.

"Jika seseorang menyatakan dia akan membunuhmu, kau harus membunuhnya terlebih dahulu," kata dia.

Upaya gagalkan serangan IRGC

Pada Sabtu (24/8) malam waktu setempat, militer Israel melancarkan serangan udara di dekat Damaskus, Suriah. Israel mengklaim langkah itu merupakan upaya yang berhasil menggagalkan rencana Iran untuk meluncurkan serangan drone dari Suriah.

Namun, seorang komandan Pengawal Revolusi Iran (IRGC) membantah bahwa Israel telah menyerang pihaknya.

"Pusat militer kami tidak dirusak," ungkap dia.

Militer Israel mengatakan drone-nya menabrak pusat Pasukan Quds, unit elite IRGC, dan militan Islam yang sedang bersiap untuk menyerang sejumlah area Israel dari dalam Suriah.

Nasrallah mengonfirmasi bahwa dua anggota Hizbullah terbunuh dalam serangan drone Israel pada Sabtu. Dia membantah bahwa serangan itu menargetkan Pasukan Quds.

"Israel bukan menargetkan Pasukan Quds di Suriah, melainkan sebuah rumah yang berisi anggota Hizbullah," kata dia.

Nasrallah menegaskan bahwa Hizbullah akan segera merespons serangan Israel.

Sumber : Al Jazeera

Riwayat Stasiun Gambir, dahulu jadi tumpuan

Riwayat Stasiun Gambir, dahulu jadi tumpuan

Senin, 14 Okt 2019 21:28 WIB
Denny Siregar: Saya bekerja tanpa komando

Denny Siregar: Saya bekerja tanpa komando

Sabtu, 12 Okt 2019 07:57 WIB