sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Ibu kota Thailand akan dipindah?

Ini bukan kali pertama gagasan untuk memindahkan ibu kota Thailand mengemuka.

Valerie Dante
Valerie Dante Senin, 30 Sep 2019 15:06 WIB
Ibu kota Thailand akan dipindah?
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 118753
Dirawat 37530
Meninggal 5521
Sembuh 75645

Thailand kemungkinan menjadi negara berikutnya di Asia Tenggara yang akan merelokasi ibu kotanya. Dugaan ini muncul setelah Perdana Menteri Prayut Chan-ocha menyatakan bahwa langkah itu dapat terjadi di bawah pemerintahannya.

Terinspirasi dari negara tetangga, Myanmar, dan rencana serupa yang diambil oleh Indonesia, PM Prayut menyarankan bahwa relokasi ibu kota negara dapat membantu Bangkok mengatasi persoalan perkotaan yang semakin berat.

Sama seperti Jakarta, Bangkok diliputi oleh sejumlah persoalan seperti kepadatan penduduk, polusi, meningkatnya permukaan air laut dan kemacetan lalu lintas.

Prayut mengungkapkan potensi terkait pemindahan ibu kota dalam pidatonya di "Connecting Thailand with the World Conference" pada 18 September.

"Pilihannya adalah memindahkan ibu kota ke kota yang tidak terlalu jauh atau terlalu mahal ... Untuk mengurangi kepadatan penduduk," kata dia.

PM Prayut menyatakan bahwa pemindahan ibu kota ke daerah pinggiran dapat membantu meringankan arus lalu lintas.

Dia menambahkan, perlu ada penelitian dan studi komprehensif mengenai dampak sosial dan ekonomi dari relokasi ibu kota.

Pernyataan PM Prayut mencul beberapa pekan setelah Presiden Indonesia Joko Widodo mengumumkan pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Kalimantan Timur.

Sponsored

Ini bukan kali pertama gagasan untuk memindahkan ibu kota Thailand mengemuka. Sebelumnya, mantan PM Thaksin Shinawatra menyarankan ibu kota dipindahkan ke Nakhon Nayok, sebuah provinsi yang berjarak 100 kilometer dari Bangkok.

Gagasan untuk memindahkan ibu kota Thailand memicu sejumlah reaksi. Sebagian besar tidak yakin rencana itu akan terwujud.

Thosaporn Sirisamphand dari Dewan Pembangunan Ekonomi dan Sosial Thailand, mengatakan kepada Bangkok Post bahwa PM Prayut belum meminta pihaknya untuk secara serius mempelajari prospek relokasi ibu kota.

"Relokasi ibu kota adalah masalah besar dan perlu kerja sama yang serius dari berbagai lembaga," kata Thosaporn. "Saya pikir PM Prayut hanya memberikan ide terkait cara mengatasi kemacetan lalu lintas di Bangkok."

Dalam sebuah studi pada 2018 tentang kota dengan lalu lintas terburuk di dunia, Bangkok berada di peringat kedelapan dan Mumbai bertengger di posisi pertama.

Para ahli menyarankan agar pemerintah terlebih dahulu melakukan studi tentang cara-cara untuk mengurangi kemacetan lalu lintas di Bangkok dan fokus mengerjakan pembangunan di sejumlah provinsi yang membutuhkannya.

Sumber : The Guardian

Berita Lainnya