logo alinea.id logo alinea.id

Imbas perang dagang AS-China, Singapura terancam resesi

Pertumbuhan tahunan ekonomi Singapura mengarah pada titik terendah sejak 2009.

Khairisa Ferida
Khairisa Ferida Rabu, 14 Agst 2019 16:45 WIB
Imbas perang dagang AS-China, Singapura terancam resesi

Singapura dikhawatirkan menuju resesi setelah melaporkan penurunan besar dalam kegiatan ekonominya di kuartal II-2019. Negara tetangga Indonesia itu dirugikan oleh perang dagang Amerika Serikat-China, di mana pertumbuhan ekonominya mengarah pada titik terendah sejak 2009.

Perekonomian Singapura menyusut 0,6% selama krisis keuangan global. Pada Selasa (13/8), Singapura memangkas proyeksi pertumbuhan PDB pada 2019 di kisaran 0%-1%. Sebelumnya, Negeri Singa memperkirakan ekonominya akan tumbuh antara 1,5%-2,5%.

Revisi tersebut dilakukan setelah pada April-Juni 2019, pertumbuhan PDB menyusut 3,3% dibanding kuartal I-2019.  

Kementerian Perdagangan dan Industri Singapura mengatakan pada Selasa bahwa proyeksi melemah lantaran perang dagang AS-China meningkat.

Sponsored

Singapura sangat bergantung pada ekspor dan China adalah mitra dagang terbesarnya sementara saat ini perekonomian Tiongkok tumbuh pada laju paling lambat dalam 27 tahun terakhir.

"Singapura kemungkinan akan terus menghadapi sakal yang kuat pada sisa tahun ini," ungkap Kementerian Perdagangan dan Industri Singapura.

Sian Fenner dari Oxford Economics menulis, "Dengan ketegangan perdagangan antara AS-China sepertinya tidak reda dalam waktu dekat, kami memperkirakan ekspor dan layanan terkait perdagangan akan mendorong resesi di kuartal III-2019."

Sumber : CNN