sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

India perpanjang lockdown hingga 17 Mei

Kebijakan untuk menekan penyebaran Covid-19 ini diberlakukan sejak akhir Maret.

Valerie Dante
Valerie Dante Sabtu, 02 Mei 2020 17:59 WIB
India perpanjang <i>lockdown</i> hingga 17 Mei
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 29521
Dirawat 18308
Meninggal 1770
Sembuh 9443

Pada Jumat (1/5), pemerintah India mengumumkan rencana memperpanjang karantina wilayah (lockdown) skala nasional hingga 17 Mei.

Lockdown, yang diberlakukan sejak akhir Maret, telah membawa kesengsaraan bagi jutaan pekerja informal India dan memberikan pukulan besar bagi ekonomi nasional.

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Dalam Negeri India mengatakan, pembatasan sosial akan dilonggarkan di sejumlah daerah yang mencatat sedikit infeksi dengan mempertimbangkan dampak Covid-19 terhadap situasi ekonomi, 

Di bawah lockdown, transportasi umum seperti kereta ditangguhkan dan hanya pergerakan barang-barang penting yang diizinkan.

Ratusan ribu pekerja migran menganggur karena lockdown "mematikan" sektor pekerjaan mereka, mendorong eksodus besar-besaran orang kembali ke kampung halaman mereka.

Sejauh ini, India mencatat 37.257 kasus positif Covid-19, termasuk 1.223 kematian dan 10.007 pasien sembuh.

Sejumlah pakar kesehatan menilai, negara berpopulasi 1,3 miliar itu tidak melakukan cukup banyak uji Covid-19. Selain itu, sistem kesehatan India dikhawatirkan tidak memadai dan akan kewalahan menangani kasus penularan.

Pemerintah pada Jumat mengatakan, sekolah dan restoran ditutup, sementara pertemuan besar seperti kegiatan ibadah masih dilarang.

Sponsored

India mengategorikan sejumlah wilayah dalam sistem peringkat warna. Daerah yang diidentifikasi sebagai zona merah dianggap berisiko tinggi terhadap infeksi massal; zona oranye dianggap berisiko sedang; dan zona hijau adalah wilayah dengan nol kasus transmisi dalam 21 hari terakhir.

Pada daerah zona merah dan oranye, pemerintah akan meningkatkan pelacakan kontak, pengawasan dari rumah ke rumah, dan pembatasan pergerakan secara ketat.

Sementara itu, taksi diperbolehkan beroperasi dengan mengangkut jumlah penumpang terbatas di zona oranye. Di zona hijau, semua kegiatan diizinkan kecuali pembatasan sosial yang ditetapkan secara nasional. (Channel News Asia dan Al Jazeera)

Berita Lainnya