sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Indonesia dapat 58 bantuan internasional terkait Covid-19

Dari jumlah tersebut, sebanyak sembilan dari pemerintah asing, tujuh dari organisasi internasional, dan 42 dari pihak swasta atau LSM asing.

Valerie Dante
Valerie Dante Kamis, 09 Apr 2020 22:09 WIB
Indonesia dapat 58 bantuan internasional terkait Covid-19
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 404.048
Dirawat 60.569
Meninggal 13.701
Sembuh 329.778

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mengatakan bahwa Kementerian Luar Negeri RI terus menjalin komunikasi dan kerja sama internasional untuk mempercepat penanganan Covid-19 di dalam negeri.

"Hingga saat ini, tercatat sebanyak 58 dukungan telah atau akan diberikan kepada Indonesia. Dari jumlah tersebut, sebanyak sembilan dari pemerintah asing, tujuh dari organisasi internasional, dan 42 dari pihak swasta atau LSM asing," jelas Menlu Retno dalam pengarahan media virtual pada Kamis (9/4).

Bantuan dari pemerintah asing berasal dari sembilan negara yakni China, Jepang, Amerika Serikat, Vietnam, Singapura, Korea Selatan, Australia, Selandia Baru, dan Uni Emirat Arab. Sebagian dari mereka telah merealisasikan komitmen dengan memberikan bantuan kepada Indonesia.

Sementara tujuh organisasi internasional yang telah atau akan memberikan bantuan kepada Indonesia adalah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), UNICEF, Global Fund, Bank Pembangunan Asia (ADB), Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA), Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM), dan Badan Pembangunan PBB (UNDP).

Sponsored

"Selain itu, terdapat 42 bantuan dari pihak swasta dan LSM internasional yang setidaknya berasal dari sembilan negara yaitu China, Singapura, Korea Selatan, Vietnam, Prancis, Rusia, Jerman, Jepang, dan Swedia," lanjut dia.

Menlu Retno menambahkan, bantuan yang paling banyak diterima saat ini adalah masker, rapid test kit, dan alat pelindung diri (APD).

Salah satu koordinator Kemlu RI untuk bantuan internasional, Daniel Tumpal, menjelaskan bahwa ada tujuh alat kesehatan yang menjadi prioritas Indonesia yakni APD, masker, rapid diagnostic kit, Virus Transfer Media (VTM), ventilator, termometer infrared dan termal, serta kit reverse transcription polymerase chain reaction (RT-PCR).

Berita Lainnya