logo alinea.id logo alinea.id

Indonesia dukung Timor Leste jadi anggota ASEAN

Menteri Luar Negeri Indonesia dan Timor Leste bertemu untuk membahas kerja sama bilateral.

Valerie Dante
Valerie Dante Sabtu, 18 Mei 2019 11:04 WIB
Indonesia dukung Timor Leste jadi anggota ASEAN

Dalam pertemuan bilateral di Kementerian Luar Negeri RI pada Jumat (17/5), Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi dan Menteri Luar Negeri Timor Leste Dionisio Da Costa Babo Soares membahas mengenai usulan Timor Leste sebagai anggota ASEAN.

"Indonesia ingin melihat Timor Leste menjadi negara yang makmur dan stabil, didukung oleh perekonomian kuat sebagai bagian dari ASEAN," kata Retno dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu (18/5).

Untuk diketahui, Timor Leste sudah mengajukan diri sebagai anggota ASEAN yang sudah sejak 2011.

Selain itu, kedua menlu membahas sejumlah persoalan terkait kerja sama di wilayah Pasifik, negosiasi perbatasan, pengembangan perdagangan dan investasi, serta dukungan pengembangan kapasitas.

Retno menyampaikan tentang persiapan "Pacific Exposition" mendatang di Auckland, Selandia Baru, yang akan digelar pada 11-14 Juli 2019.

Timor Leste akan mengirimkan delegasi ke acara yang diselenggarakan oleh KBRI Wellington yang bertujuan untuk meningkatkan kerja sama di antara negara-negara Pasifik di bidang perdagangan dan investasi, konektivitas, serta seni dan budaya.

Mengenai masalah perbatasan, kedua menlu memandang negosiasi tentang batas darat antara Indonesia dan Timor Leste sebagai prioritas dan mengharapkan negosiasi ini dapat diselesaikan dalam waktu dekat.

Kedua menlu juga sepakat untuk meningkatkan kerja sama perdagangan dan investasi, termasuk di wilayah perbatasan. Menurut Menlu RI, pemberdayaan ekonomi masyarakat Indonesia dan Timor Leste yang tinggal di perbatasan bukan hanya mendorong pembangunan ekonomi, melainkan juga mendukung terciptanya lingkungan damai.

Sponsored

Untuk mendorong pembangunan ekonomi di wilayah perbatasan, Menlu Retno dan Menlu Dionisio juga mendiskusikan percepatan rencana pembangunan jembatan di perbatasan Mota Ain, yang nantinya akan menghubungkan Indonesia dan Timor Leste.