logo alinea.id logo alinea.id

Indonesia kecam rencana PM Israel caplok wilayah Palestina

Jubir Kemlu RI menegaskan bahwa rencana Netanyahu bertentangan dengan hukum internasional dan berbagai resolusi PBB.

Valerie Dante
Valerie Dante Rabu, 11 Sep 2019 17:02 WIB
Indonesia kecam rencana PM Israel caplok wilayah Palestina

Juru bicara Kementerian Luar Negeri RI Teuku Faizasyah menyatakan bahwa Indonesia mengecam keras pernyataan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang menjanjikan aneksasi atas sebagian Tepi Barat.

"Pernyataan tersebut jelas bertentangan dengan hukum internasional dan berbagai resolusi PBB, serta mengancam kelangsungan proses perdamaian," jelas Faizasyah saat dihubungi Alinea.id pada Rabu (11/9).

Pada Selasa (10/9), PM Netanyahu mengumumkan niatnya untuk menganeksasi Lembah Yordania dan Laut Mati bagian utara, wilayah di Tepi Barat yang diduduki, jika dia memenangi Pemilu Israel.

Dia menambahkan, Indonesia menyerukan kembali penyelesaian isu Palestina berdasarkan solusi dua negara (two-state solution) dan menggunakan parameter yang disepakati secara internasional.

Selain itu, Faizasyah menekankan penting bagi Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) untuk secara kolektif merespons pernyataan Netanyahu yang dinilai berbahaya.

Pada Rabu, Arab News melaporkan bahwa Arab Saudi menyerukan pertemuan darurat tingkat menteri luar negeri OKI untuk membahas isu ini.

Saat dikonfirmasi, Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menyatakan bahwa pihaknya belum menerima permintaan resmi dari OKI.

"Kita belum dapat jadi kita tunggu dulu permintaan dari OKI," jelas Menlu Retno usai Rapat Kerja Komisi I DPR di Gedung DPR, Jakarta, pada Rabu.

Sponsored