sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Indonesia-Prancis sepakat tingkatkan kerja sama pertahanan

Peluang peningkatan kerja sama pertahanan Indonesia-Prancis dinilai masih terbuka lebar.

Valerie Dante
Valerie Dante Selasa, 14 Jan 2020 10:20 WIB
Indonesia-Prancis sepakat tingkatkan kerja sama pertahanan

Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto dan Menteri Pertahanan Prancis Florence Parly membahas langkah untuk mempererat kerja sama pertahanan kedua negara dan upaya memajukan industri pertahanan Indonesia. Keduanya bertemu di Kantor Kementerian Pertahanan Prancis di Paris pada Senin (13/1).

"Saya mencatat bahwa sebagai dua mitra strategis, Indonesia dan Prancis selama ini memiliki kerja sama pertahanan yang baik. Indonesia ingin terus meningkatkan kerja sama pertahanan, khususnya di bidang yang dapat perkuat alutsista TNI dan memajukan industri pertahanan Indonesia," sebut Prabowo seperti dikutip dari keterangan tertulis KBRI Paris.

Mengawali rangkaian pertemuan bilateral, Prabowo disambut dengan upacara penghormatan militer di halaman Kantor Kemenhan Prancis. 

Prabowo didampingi oleh Duta Besar RI untuk Prancis Arrmanatha Nasir, asisten khusus menhan, Ketua Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP), serta Komandan Seskoal TNI.

Dubes Arrmanatha atau yang akrab disapa Tata menyebut bahwa peluang meningkatkan kerja sama pertahanan Indonesia-Prancis masih terbuka lebar, mengingat kedua negara memiliki hubungan bilateral yang baik dan kebijakan polugri yang independen.

Lebih lanjut, Dubes Tata menyatakan bahwa dalam pertemuan bilateral, kedua menhan menyepakati kerja sama pertahanan yang akan dituangkan dalam bentuk Perjanjian Kerja Sama Bidang Pertahanan (Defense Cooperation Agreement/DCA).

Kedua menhan mengharapkan DCA dapat diselesaikan pada 2020 untuk digunakan sebagai kerangka kerja sama pertahanan ke depannya.

Sejumlah isu yang menjadi perhatian dalam perjanjian tersebut termasuk kerja sama pelatihan dan pendidikan, pengembangan industri pertahanan, sains dan teknologi industri pertahanan, intelijen pertahanan, peacekeeping operations, kontraterorisme, serta kerja sama misi kemanusiaan saat terjadi bencana.

Sponsored

"Prancis sebagai negara yang memiliki industri pertahanan yang maju dapat menjadi mitra strategis dalam upaya Indonesia memperkuat alutsista TNI serta mengakselerasi pengembangan industri pertahanan nasional," sebut Dubes Tata.

Selain bertatap muka dengan Menhan Parly, selama kunjungan ke Paris pada 11-13 Januari, Prabowo juga melakukan serangkaian pertemuan dengan perusahaan industri pertahanan Prancis di bidang pesawat tempur, kapal, radar dan sistem avionic, serta amunisi.

Dalam rangkaian pertemuan tersebut, Prabowo menyampaikan harapannya agar industri pertahanan Prancis dapat bekerja sama dalam mendorong kemajuan industri pertahanan Indonesia serta penguatan sistem alutsista TNI melalui transfer teknologi, peningkatan penggunaan kandungan lokal, dan peningkatan kapasitas SDM.

Kerja sama pertahanan Indonesia-Prancis telah berjalan sejak lama. Pada 2017, kedua pihak menyepakati Letter of Intent (LoI) terkait kerja sama pertahanan di bidang kelautan dan keamanan maritim.

Selain itu, sejak 2013, Indonesia dan Prancis juga memiliki forum tahunan bernama Dialog Pertahanan Indonesia-Prancis (IFDD) untuk membahas mengenai rencana pelatihan, pendidikan, serta upaya kontraterorisme.

Berita Lainnya