sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Indonesia tegaskan komitmen dukung proses perdamaian Afghanistan

Indonesia merupakan salah satu dari lima negara yang sejak awal memberikan kontribusi dalam proses damai Afghanistan.

Valerie Dante
Valerie Dante Sabtu, 12 Sep 2020 23:27 WIB
Indonesia tegaskan komitmen dukung proses perdamaian Afghanistan
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 278722
Dirawat 61379
Meninggal 10473
Sembuh 206870

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menegaskan komitmen Indonesia untuk terus mendukung proses perdamaian Afghanistan. Perundingan Afghanistan Peace Negotiations baru dimulai pada Sabtu (12/9).

Menurut Retno, Indonesia merupakan salah satu dari lima negara yang sejak awal memberikan kontribusi dalam proses damai Afghanistan.

"Saya sangat berharap dimulainya Afghanistan Peace Negotiations merupakan awal baik dan akan membuka masa depan Afghanistan yang damai dan inklusif," kata Retno dalam jumpa pers virtual, Sabtu (12/9).

Dia menegaskan, kepentingan rakyat Afghanistan perlu menjadi fokus utama dalam proses perdamaian tersebut. Pelibatan semua elemen di Afghanistan, termasuk peran perempuan, menjadi sangat penting dalam proses perdamaian.

Selain itu, Menlu Retno juga menekankan untuk memastikan adanya progres melalui terciptanya kondisi yang kondusif bagi pembicaraan dan perundingan damai.

"Jadi kami ingin kemajuan atau progres terus terjadi. Di sisi lain, semua wajib menciptakan kondisi yang kondusif baik secara eksternal maupun internal yang dapat mendukung proses perdamaian tersebut," imbuhnya.

Retno juga menambahkan, menumbuhkan rasa percaya antar pihak yang berunding menjadi sebuah keharusan. Selain itu, masyarakat internasional harus mendukung penuh proses perundingan tersebut.

Nantinya, Indonesia melalui Utusan Khusus Menlu, yakni Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri Desra Percaya, akan menjadi bagian dari Host Country Support Group (HSGC).

Sponsored

"Indonesia menyambut baik langkah awal ini dan kami akan terus mendukung dan berdoa semoga perundingan akan berjalan lancar," ujar dia.

Berita Lainnya