logo alinea.id logo alinea.id

Inisiatif Indonesia soal Indo-Pasifik diadopsi di KTT ke-34 ASEAN

Menurut Presiden Jokowi, Outlook ASEAN mengenai Indo-Pasifik menjadi lebih penting artinya di tengah perkembangan dunia saat ini.

Khairisa Ferida
Khairisa Ferida Minggu, 23 Jun 2019 09:32 WIB
Inisiatif Indonesia soal Indo-Pasifik diadopsi di KTT ke-34 ASEAN

Outlook ASEAN mengenai Indo-Pasifik yang merupakan usulan Indonesia telah diadopsi pada KTT ke-34 ASEAN di Bangkok, Sabtu, (22/6).

"Outlook ini mencerminkan sentralitas dan kekuatan ASEAN dalam menghormati prinsip-prinsip menjaga perdamaian, memperkuat budaya dialog, serta memperkokoh kerja sama," demikian disampaikan Presiden Joko Widodo ketika berbicara pada Pleno Konferensi Tingkat Tinggi ke-34 ASEAN di Hotel Athenee, Bangkok, Thailand seperti dikutip dari keterangan tertulis Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden yang diterima Alinea.id, Minggu (23/6).

Presiden Jokowi menyampaikan apresiasi terhadap semua negara ASEAN yang telah memberikan kontribusi besar dalam pengembangan outlook tersebut.

Outlook ASEAN mengenai Indo-Pasifik menjadi lebih penting artinya di tengah perkembangan dunia saat ini.

"Perang dagang antara Amerika Serikat dan China belum membaik," kata Presiden Jokowi seraya menambahkan bahwa perang dagang tersebut dikhawatirkan akan menjadi 'multi-front war'.

Lebih lanjut, Presiden Jokowi mengatakan bahwa ASEAN harus kuat, harus bersatu dan harus mampu menjadi motor perdamaian dan stabilitas Asia Tenggara.

Selain isu Indo-Pasifik, dalam pertemuan Pleno KTT ASEAN, Presiden Jokowi juga mengajak penegasan komitmen ASEAN bagi penyelesaian perundingan Regional Economic Partnership Agreement (RCEP).

Di bagian akhir pernyataannya, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa gedung baru kantor Sekretariat ASEAN telah selesai dibangun dan siap diresmikan pada 8 Agustus 2019, bertepatan dengan ulang tahun ASEAN ke-52.

Sponsored