sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Israel susun peta untuk aneksasi Tepi Barat

Rencana Israel menganeksasi Tepi Barat dan Lembah Yordan dimuluskan lewat proposal perdamaian Timur Tengah yang diumumkan Trump.

Khairisa Ferida
Khairisa Ferida Minggu, 09 Feb 2020 11:10 WIB
Israel susun peta untuk aneksasi Tepi Barat
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 534.266
Dirawat 66.752
Meninggal 16.825
Sembuh 445.793

Israel telah menyusun peta Tepi Barat yang diduduki yang akan dianeksasi sesuai proposal perdamaian Timur Tengah yang diusulkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Hal tersebut diungkapkan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu pada Sabtu (8/2).

"Kami sudah berada di puncak proses pemetaan area, yang menurut rencana Trump, akan menjadi bagian dari Negara Israel. Tidak akan terlalu lama (untuk selesai)," kata Netanyahu dalam kampanye pemilu di pemukiman Maale Adumim.

Netanyahu mengatakan area itu akan mencakup semua pemukiman Israel dan Lembah Yordan, wilayah yang diduduki militer Israel sejak Perang 1967. Palestina menginginkan wilayah itu untuk menjadi bagian dari negaranya di masa depan.

"Satu-satunya peta yang dapat diterima adalah peta Negara Palestina pra-1967 dengan Yerusalem sebagai ibu kotanya," ujar Nabil Abu Rudaineh, juru bicara Presiden Palestina Mahmoud Abbas.

Israel akan mengadakan pemilu pada 2 Maret dan Netanyahu, yang menghadapi dakwaan pidana korupsi, berharap dapat memenangkan masa jabatan kelima. Netanyahu saat ini mengepalai pemerintahan sementara, yang otoritas hukumnya untuk mencaplok wilayah masih belum diputuskan oleh otoritas kehakiman.

Para pemukim merupakan bagian dari basis pemilih sayap kanan Netanyahu dan banyak anggota kabinet koalisinya memandang Tepi Barat sebagai "jantung alkitabiah" Yahudi.

Sebagian besar negara menganggap pemukiman Israel di tanah yang direbut dalam perang sebagai pelanggaran hukum internasional. 

Tepat setelah Trump mempresentasikan proposal perdamaian Timur Tengah pada 28 Januari, PM Netanyahu mengatakan bahwa pemerintahnya akan mulai memperluas kedaulatan Israel ke area-area pemukiman dan Lembah Yordan dalam beberapa hari. 

Sponsored

Namun AS berharap agar Netanyahu menahan diri, sementara sang PM sendiri disebut mendapat tekanan dari para pemimpin pemukim untuk mencaplok wilayah.

Sumber : Reuters

Berita Lainnya