logo alinea.id logo alinea.id

Israel tolak kunjungan Dewan Keamanan PBB ke Palestina

Rencana kunjungan DK PBB ke wilayah Palestina ini muncul setelah keputusan sepihak Israel untuk menutup dan mengakhiri mandat misi TIPH.

Valerie Dante
Valerie Dante Kamis, 14 Feb 2019 13:25 WIB
Israel tolak kunjungan Dewan Keamanan PBB ke Palestina

Israel menolak rencana Dewan Keamanan PBB (DK PBB) untuk mengunjungi wilayah Palestina. Hal itu diungkapkan oleh Duta Besar Kuwait Mansour al-Otaibi pada Rabu (13/2).

Kuwait dan negara anggota DK PBB lainnya mengusulkan kunjungan ke wilayah Palestina dalam pertemuan pekan lalu setelah keputusan sepihak Israel untuk menutup dan mengakhiri mandat misi pengamat sipil internasional, Temporary International Presence in Hebron (TIPH) di wilayah pendudukan Israel di Hebron, Tepi Barat.

Dalam pertemuan tertutup pada Rabu, presiden DK PBB memberi pengarahan kepada negara anggota lainnya terkait pembicaraan yang diadakan dengan Israel dan Palestina tentang proposal untuk melakukan kunjungan.

"Dia (presiden DK PBB) mengatakan Israel dengan tegas menolak kunjungan dewan," tutur al-Otaibi kepada wartawan setelah pertemuan berlangsung. "Mereka tidak ingin menerima kunjungan DK PBB meskipun mereka siap menyambut delegasi dari negara-negara di dewan."

"Kami menyatakan penyesalan kami atas pembatalan kunjungan ini karena sebelumnya telah dibahas berkali-kali oleh DK PBB," tambahnya.

Pihak Israel tidak menanggapi permintaan komentar.

Kunjungan itu akan datang pada saat yang penuh gejolak, dengan Israel menuju pemilu pada April 2019 dan Amerika Serikat dilaporkan dalam proses finalisasi proposal perdamaiannya yang ditunggu-tunggu.

DK PBB telah mengadopsi beberapa resolusi bagi proses perdamaian Israel-Palestina yang menyerukan solusi dua negara (two-state solution) dan mengadakan pertemuan bulanan untuk membahas kondisi konflik.

Sponsored

Israel bersiteguh berpendapat bahwa DK PBB bias dalam mendukung Palestina.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres pernah mengunjungi Israel dan wilayah Palestina pada Agustus 2017.

Beberapa proposal masa lalu untuk kunjungan ke Gaza dan wilayah pendudukan Israel telah dibatalkan oleh AS, negara anggota DK PBB yang memiliki hak veto.

DK PBB kemudian pada Rabu melakukan perjalanan ke Guinea-Bissau dan Pantai Gading, serta merencanakan perjalanan ke Mali pada Maret 2019. Tahun lalu, mereka melakukan kunjungan tingkat tinggi (high profile visit) ke Myanmar dan Bangladesh untuk bertemu dengan para pengungsi Rohingya. (France 24)