sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Italia perpanjang karantina wilayah sampai Paskah

Italia mencatat jumlah kematian Covid-19 tertinggi di dunia sekaligus menanggung lebih dari sepertiga kematian global.

Khairisa Ferida
Khairisa Ferida Selasa, 31 Mar 2020 11:31 WIB
Italia perpanjang karantina wilayah sampai Paskah
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 406.945
Dirawat 58.868
Meninggal 13.782
Sembuh 334.295

Pemerintah Italia, pada Senin (30/3) mengatakan akan memperpanjang karantina wilayah nasional yang seharusnya berakhir pada Jumat (3/4) hingga Paskah.

"Evaluasi diperpanjang untuk semua langkah pencegahan, paling tidak sampai Paskah. Pemerintah akan akan bergeser ke arah ini," kata Menteri Kesehatan Roberto Speranza melalui pernyataan usai rapat dengan komite ilmiah yang menasehati pemerintah.

Kementerian Kesehatan tidak menyebutkan tanggal akhir untuk perpanjangan tersebut, namun mengatakan akan ada undang-undang yang diusulkan pemerintah. Paskah Minggu tahun ini jatuh pada 12 April. Italia didominasi oleh penganut Katolik Roma dan menaungi Vatikan, yang merupakan jantung gereja.

Italia telah memberlakukan karantina wilayah selama tiga pekan, dengan penutupan sebagian besar toko, bar, dan restoran. Warga juga diimbau tetap berada di dalam rumah dan hanya keluar untuk urusan penting.

Italia memperlihatkan jumlah kematian Covid-19 tertinggi di dunia sekaligus menanggung lebih dari sepertiga kematian global.

Total kematian di negara itu akibat coronavirus jenis baru meningkat menjadi 11.591 sejak wabah muncul di kawasan Italia utara pada 21 Februari.

Menurut Badan Perlindungan Sipil, jumlah kematian melonjak 812 dalam 24 jam terakhir, menyudahi penurunan selama dua hari. Jumlah kasus infeksi baru naik 4.050, sehingga totalnya mencapai 101.739 orang. Angka kasus baru tersebut merupakan peningkatan terendah sejak 17 Maret.

Ketika menyoroti bahaya penyakit tersebut, asosiasi dokter Italia mengumumkan bahwa 11 dokter lainnya meninggal sehingga menambah jumlah total menjadi 61 anggota asosiasi. (Ant)

Sponsored
Berita Lainnya