logo alinea.id logo alinea.id

Jadi Dubes AS untuk PBB, Kelly Craft disebut tidak kompeten

Senat mengonfirmasi penunjukan Kelly Craft sebagai Dubes AS untuk PBB dengan perolehan suara 56-34.

Khairisa Ferida
Khairisa Ferida Kamis, 01 Agst 2019 15:31 WIB
Jadi Dubes AS untuk PBB, Kelly Craft disebut tidak kompeten

Senat mengonfirmasi Kelly Craft sebagai utusan Amerika Serikat untuk PBB yang baru di tengah kekhawatiran kubu Demokrat tentang kurangnya pengalaman dan potensi konflik kepentingan.

Kelly, seorang aktivis lama di Republik, saat ini adalah Duta Besar AS untuk Kanada. Konfirmasi atas Kelly 56-34, mengakhiri absensi tujuh bulan di pos diplomatik tersebut.

Perempuan berusia 57 tahun itu dan suaminya, Joe Craft, telah menyumbang jutaan dolar kepada sejumlah politikus Republikan. Dan penunjukan Kelly menjadikannya sebagai donor politik utama pertama yang menduduki jabatan tertinggi di PBB oleh pemerintahan manapun.

Joe Craft adalah kepala eksekutif Alliance Resource Partners, salah satu produsen batubara terbesar di AS.

Dalam dengar pendapat di sidang konfirmasinya, Kelly bersumpah akan melanjutkan upaya Nikki Haley, mantan Dubes AS untuk PBB sebelumnya, untuk mendorong reformasi di organisasi multilateral itu dan untuk memerangi resolusi serta tindakan anti-Israel oleh PBB dan badan-badan afiliasinya.

Selama masa jabatannya, Haley menuntun AS keluar dari Dewan HAM PBB dan UNESCO karena kedua organisasi itu mengambil posisi yang dianggap memusuhi Israel.

Trump menominasikan Kelly untuk menggantikan Haley setelah kandidat utamanya yang juga mantan juru bicara Kementerian Luar Negeri, Heather Nauert, mundur dari pencalonan. Haley resmi mundur dari jabatannya pada Desember.

Demokrat mengkritik Kelly pada sesi dengar pendapat setelah dia meragukan pemicu dan tingkat keparahan perubahan iklim serta menekankan bahwa skeptisisme perubahan iklim memiliki argumen yang valid.

Sponsored

Selain itu, Demokrat juga menyatakan keprihatinannya tentang banyaknya waktu yang dihabiskan Kelly di luar Kanada selama masa jabatannya sebagai duta besar. Kelly menuturkan bahwa seluruh perjalanannnya telah disetujui lebih dulu oleh Kementerian Luar Negeri dan dia juga mengungkapkan sebagian besar berkaitan dengan pekerjaan.

Kelly menekankan bahwa perjalanan pribadi yang dilakukannya dan sang suami dibiayainya sendiri.

Sebuah laporan yang dirilis oleh Senator Bob Menendez dari Komite Hubungan Luar Negeri Senat tepat sebelum pemungutan suara menyebut bahwa Kelly tidak berpengalaman, tidak memiliki pengetahuan memadai dan tidak cocok. 

Laporan itu menyebut pula bahwa Kelly kurang berpengalaman menyangkut urusan diplomatik atau kebijakan substantif sehingga dapat mengancam kemampuannya untuk mewakili dan membela kepentingan nasional AS melawan negara-negara kuat lainnya.

"Tidak pernah dalam sejarah bangsa ini kita menominasikan orang yang tidak memenuhi syarat untuk jabatan penting ini," ungkap Menendez.

Namun, pemimpin mayoritas Senat Mith McConnell membela Kelly.

"Selama masa jabatannya sebagai dubes untuk Kanada, hubungan AS dengan tetangga kita di utara diuji," kata politikus Republik itu sebelum pemungutan suara. "Sejumlah rintangan kebijakan yang menantang mengancam kemajuan dalam beberapa isu penting, termasuk negosiasi dagang. Namun, bagaimanapun juga, keterlibatan Dubes Kelly mengarah pada kerja sama yang lebih besar."

Sebagai dubes, Kelly memainkan peran dalam memfasilitasi perjanjian dagang AS-Meksiko-Kanada, perombakan yang telah lama diinginkan Trump dari NAFTA. Meski demikian, di lain sisi, itu juga merupakan sebuah titik rendah dalam hubungan kedua negara.

Sumber : Al Jazeera