logo alinea.id logo alinea.id

Jadikan gempa sebagai bahan lawakan, komedian China tidak termaafkan

Meski sudah meminta maaf, namun komedian bernama Zhang Yunlei itu belum berhasil meredakan amarah publik.

Khairisa Ferida
Khairisa Ferida Selasa, 14 Mei 2019 10:12 WIB
Jadikan gempa sebagai bahan lawakan, komedian China tidak termaafkan

Lawakan dengan menggunakan materi gempa bumi yang dibawakan oleh seorang pelawak ternama di China tidak bisa dimaafkan khalayak. 

Zhang Yunlei "tersiram air panas" pada peringatan 11 tahun peristiwa gempa bumi di Wenchuan, Provinsi Sichuan, Minggu (12/5). Demikian dilaporkan media resmi setempat, Selasa (14/5).

Pada peringatan bencana alam yang menewaskan lebih dari 69.000 orang itu video penampilan pelawak pria berusia 27 tahun itu kembali muncul di media sosial Sina Weibo.

Dalam tayangan video 2018 itu, Zhang melawak tentang tiga perempuan bersaudara yang menikah dengan ketiga pria asal Tangshan, Wenchuan, dan Yushu Tibetan. Ketiga wilayah yang berada di Provinsi Hebei, Provinsi Sichuan, dan Provinsi Qinghai itu rusak parah diguncang gempa beberapa tahun yang lalu.

Zhang sudah meminta maaf di Sina Weibo. "Meskipun itu penampilan tahun lalu, saya tidak peduli dengan waktu dan apa pun atas penampilan itu, karena semuanya tidak baik ... Seharusnya saya berhati-hati dalam mengambil contoh sesuatu sehingga bisa mengingat penderitaan masyarakat dalam penampilan saya."

Sayangnya, permintaan maaf Zhang tersebut tidak mampu memadamkan amarah publik.

Bagi warga Provinsi Sichuan, tanggal 12 Mei merupakan peringatan atas kematian kerabat mereka yang menjadi korban gempa bumi pada 2008. Seorang warganet yang mengaku berasal dari Sichuan menyatakan tidak mau memaafkan Zhang.

Komite Sentral Partai Komunis China Bidang Politik dan Hukum dalam pernyataannya di laman chinapeace.gov.cn mengatakan siapa saja yang berkecimpung di dunia hiburan harus mengutamakan etika.

Sponsored

Laporan Global Times menyebutkan Komite Sentral Partai Komunis China Bidang Politik dan Hukum juga mengingatkan tokoh lainnya di China agar belajar dari kesalahan Zhang dan tidak melukai perasaan masyarakat China dengan menjadikannya sebagai bahan hiburan.

Semua informasi tentang penampilan Zhang hingga sebulan mendatang dihapus dari laman penjualan tiket terbesar di China, damai.cn. Beberapa warganet mengunggah tangkapan layar laman tersebut. (Ant)

Mencari keadilan tragedi kerusuhan 22 Mei

Mencari keadilan tragedi kerusuhan 22 Mei

Minggu, 26 Mei 2019 02:15 WIB
Ambu: Konflik 3 generasi dan adat Suku Baduy

Ambu: Konflik 3 generasi dan adat Suku Baduy

Sabtu, 25 Mei 2019 11:56 WIB