sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Jepang bantah pembatalan Olimpiade Tokyo

Sekitar 15.000 atlet diperkirakan akan berkumpul di Tokyo jelang Olimpiade dan Paralimpiade, yang akan berlangsung pada 24 Agustus.

Valerie Dante
Valerie Dante Jumat, 22 Jan 2021 17:17 WIB
Jepang bantah pembatalan Olimpiade Tokyo
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.341.314
Dirawat 153.074
Meninggal 36.325
Sembuh 1.151.915

Pemerintah Jepang membantah laporan yang menyatakan Olimpiade Tokyo akan dibatalkan di tengah pandemi Covid-19.

Pada Jumat (22/1), Wakil Kepala Sekretaris Kabinet Jepang sekaligus juru bicara pemerintah, Manabu Sakai, mengatakan, tidak ada kebenaran apa pun dalam laporan yang menyatakan Olimpiade Tokyo akan dibatalkan karena pandemi.

New York Times sebelumnya menuliskan, seorang anggota senior pemerintah Jepang yang tidak disebutkan namanya telah mengakui kekalahan dalam upaya pemerintah kota menggelar Olimpiade.

Sumber anonim itu mengakui fokus pihak berwenang sekarang adalah mengamankan olimpiade bisa berjalan di Tokyo pada tahun yang tersedia berikutnya, 2032.

Namun, Sakai membantah dengan menuturkan, pemerintah sedang menerapkan tindakan pencegahan infeksi agar dapat menjadi tuan rumah Olimpiade.

Keberlangsungan Olimpiade semakin terancam awal bulan ini ketika Tokyo mengumumkan penerapan keadaan darurat karena meningkatnya jumlah kasus positif Covid-19.

Selain itu, mayoritas publik condong mendukung pembatalan ajang olahraga internasional tersebut.

Pada Kamis (21/1), Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC), Thomas Bach, mengakui, tidak ada rencana B mengenai penyelenggaraan ajang tersebut, yang dijadwalkan untuk dimulai pada 23 Juli.

Sponsored

Sekitar 15.000 atlet internasional diperkirakan akan berkumpul di Tokyo menjelang Olimpiade dan Paralimpiade, yang akan berlangsung pada 24 Agustus.

Penyelenggara diharapkan untuk memutuskan dalam beberapa minggu mendatang apakah risiko Covid-19 cukup mereda untuk memungkinkan penonton menghadiri Olimpiade.

Sebelumnya, Anggota Senior IOC, Dick Pound, menyarankan atlet menjadi salah satu kelompok prioritas untuk menerima vaksin guna meningkatkan peluang Olimpiade berlangsung meskipun hal ini memicu kecaman dari masyarakat, pakar kesehatan, bahkan para atlet sendiri. (Deutsche Welle)

Berita Lainnya