sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Jepang wacanakan vaksin Covid-19 gratis bagi warga

Sejumlah negara sedang mengembangkan vaksin Covid-19.

Valerie Dante
Valerie Dante Kamis, 03 Sep 2020 18:52 WIB
Jepang wacanakan vaksin Covid-19 gratis bagi warga
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 404.048
Dirawat 60.569
Meninggal 13.701
Sembuh 329.778

Pemerintah Jepang mempertimbangkan untuk menawarkan vaksinasi coronavirus baru (Covid-19) gratis kepada semua penduduknya. Kabar tersebut disampaikan seorang sumber yang dekat dengan masalah, Rabu (2/9).

Langkah itu disebut bertujuan menjaring sebanyak mungkin orang menerima vaksinasi karena Covid-19 dicirikan sebagai penyakit yang sangat menular dan banyak orang berisiko tinggi akan memiliki gejala parah jika terinfeksi.

Pekan lalu, Perdana Menteri, Shinzo Abe, menyatakan, pemerintah Jepang ingin mengamankan pasokan vaksin bagi semua warga pada paruh pertama 2021.

Berdasarkan rencana yang saat ini sedang dibahas, pemerintah bakal memprioritaskan para petugas medis, lansia, dan orang yang memiliki penyakit bawaan.

Menurut sumber yang sama, pemerintah kota akan bertanggung jawab terhadap vaksinasi masing-masing warganya.

Vaksin Covid-19 telah dikembangkan di sejumlah negara, beberapa di antaranya kini dalam tahap uji klinis.

Pemerintah Jepang juga mempertimbangkan pembelian vaksin menggunakan dana cadangan dari anggaran tahun berjalan hingga Maret 2021.

Pada Rabu (2/9), Menteri Kesehatan, Katsunobu Kato, mengatakan, pemerintah telah membahas bagaimana membuat sistem yang diperlukan untuk mengelola distribusi vaksin.

Sponsored

"Kami belum menarik kesimpulan tentang bantuan dana. Itu semua tergantung pada diskusi kami dan proses pengembangan vaksin," tambah dia.

Sehari sebelumnya (Selasa, 1/9), Kato menyebut, Jepang akan bergabung dengan kerangka kerja internasional, yang dipimpin oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), demi menjamin akses global yang adil bagi vaksin-vaksin Covid-19 potensial.

Namun, panel ahli kesehatan pemerintah Jepang menilai, akan sulit untuk mengembangkan vaksin yang benar-benar efektif.

"Tidak ada jaminan, bahwa vaksin yang ideal dapat mencakup kedua faktor. yakni keamanan dan efektivitas," sebut sejumlah ahli. (The Japan Times)

Berita Lainnya