sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Kasus Covid-19 AS melonjak di sebagian besar negara bagian

Lonjakan tersebut, diduga bersumber dari pembukaan kembali sekolah dan perguruan tinggi di kota-kota besar.

Valerie Dante
Valerie Dante Senin, 19 Okt 2020 15:45 WIB
Kasus Covid-19 AS melonjak di sebagian besar negara bagian
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 502.110
Dirawat 63.722
Meninggal 16.002
Sembuh 422.386

Hanya dua negara bagian Amerika Serikat, Vermont dan Missouri, yang telah melaporkan penurunan jumlah rata-rata kasus Covid-19 yang dilaporkan selama seminggu terakhir.

Connecticut dan Florida memimpin dengan peningkatan 50% dalam jumlah kasus infeksi. Sementara, sebanyak 27 negara bagian lainnya naik antara 10% dan 50%.

Lebih dari 8,1 juta kasus telah dikonfirmasi di Negeri Paman Sam, dengan fatalitas hampir 220.000 orang.

Di bagian barat tengah, sejumlah negara bagian termasuk Michigan, Minnesota, dan Wisconsin mengalami peningkatan tajam dalam jumlah kasus. Lonjakan tersebut, diduga bersumber dari pembukaan kembali sekolah dan perguruan tinggi di kota-kota besar.

Pada Minggu (18/10), Menteri Kesehatan AS, Alex Azar menilai, bahwa peningkatan kasus Covid-19 terjadi karena kelalaian dalam tindakan mitigasi pandemik.

"Jumlah kasus infeksi meningkat. Kami melihat ini terjadi karena cuaca semakin dingin dan tindakan social distancing menjadi semakin jarang dilakukan di ruang publik," jelas dia.

Akhir pekan lalu, Presiden Donald Trump, mengunjungi dua negara bagian yang disebut sebagai hotspot Covid-19. Namun, menolak untuk berbicara tentang lonjakan infeksi dalm rapat umum di Michigan dan Wisconsin.

Michigan mencapai lebih dari 2.000 kasus harian pada akhir pekan lalu, sementara di Wisconsin kasus mingguan mencapai total tertinggi keenam sejak pandemik pertama kali dimulai.

Sponsored

Menuai kritik karena mengadakan kampanye terbuka ketika jumlah kasus melonjak, Trump membela tindakannya. "Saya bukan orang yang percaya pada penutupan," ujarnya.

Dia menegaskan, bahwa seluruh peserta kampanyenya menggunakan masker. Namun, laporan media menggambarkan hal yang berbeda dengan memberitakan sejumlah pendukung Trump yang mengikuti kampanye tersebut secara terbuka mengabaikan pedoman kesehatan. 

Ribuan pendukung berkumpul tanpa mempraktikkan jarak sosial dan tanpa memakai masker. Pada Minggu, Trump mengakui, bahwa kasus infeksi Covid-19 di AS sedang meningkat secara keseluruhan. Namun, dia mengaitkan, fenomena tersebut dengan peningkatan pengujian.

"AS mencatat lebih banyak kasus daripada negara lain," ujar Trump. "Tidak ada negara di dunia yang pengujiannya seperti kita. Semakin banyak Anda melakukan uji Covid-19, semakin banyak kasus yang akan Anda laporkan. Logikanya sangat sederhana." (The Guardian).

Menjinakkan La Nina demi ketahanan pangan

Menjinakkan La Nina demi ketahanan pangan

Senin, 23 Nov 2020 16:42 WIB
Efek domino kekerasan perempuan berbasis online

Efek domino kekerasan perempuan berbasis online

Minggu, 22 Nov 2020 14:48 WIB
Berita Lainnya