sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Kasus Covid-19 melonjak, Thailand perketat pembatasan

Sejak awal pekan, area yang dianggap berisiko tinggi di Thailand telah berada di bawah pembatasan paling ketat dalam lebih dari setahun.

Valerie Dante
Valerie Dante Jumat, 16 Jul 2021 18:35 WIB
Kasus Covid-19 melonjak, Thailand perketat pembatasan

Thailand sedang mempertimbangkan untuk memberlakukan pembatasan Covid-19 yang lebih ketat dalam upaya membendung laju infeksi yang melonjak. 

Pada Jumat (16/7), pihak berwenang Thailand melaporkan rekor 9.692 kasus harian meskipun pemerintah telah memberlakukan lockdown sebagian di Bangkok dan sembilan provinsi lain pekan ini.

Sejak awal pekan, area yang dianggap berisiko tinggi di Thailand telah berada di bawah pembatasan paling ketat dalam lebih dari setahun.

Di bawah pembatasan baru tersebut, pergerakan, dan pertemuan dibatasi, mal dan sejumla bisnis ditutup, serta diberlakukan jam malam antara pukul 21.00-04.00.

"Setelah melakukan penilaian, meskipun sudah diberlakukan langkah-langkah itu, masih ada kekhawatiran," kata Apisamai Srirangsan, juru bicara satuan tugas Covid-19 pemerintah Thailand. "Kami mungkin akan menutup lebih banyak tempat dan mengintensifkan tindakan."

Pemerintah juga berencana untuk meningkatkan jumlah tes Covid-19 yang saat ini mencakup 70.000-80.000 orang per hari dengan memperkenalkan alat tes di rumah yang akan tersedia di toko obat mulai minggu depan.

Thailand pada Jumat melaporkan rekor harian 9.692 infeksi virus corona, termasuk 67 kematian baru. Angka terbaru membuat total kasus menjadi 381.907 dan kematian menjadi 3.099.

Kementerian Kesehatan Thailand pekan ini juga memberikan lampu hijau untuk isolasi mandiri di rumah bagi pasien Covid-19 dengan gejala ringan.

Sponsored

Palang Merah Thailand pada Jumat mengatakan bahwa mereka telah membeli satu juta dosis vaksin Moderna dari Government Pharmaceutical Organization (GPO).

GPO akan menandatangani kesepakatan pada pekan depan untuk mengimpor lima juta dosis vaksin Moderna yang akan tiba di Thailand sekitar kuartal keempat atau awal 2022.

Sumber : Reuters

Berita Lainnya