sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Gara-gara vape, pesawat nyaris celaka

Pesawat Air China sempat kehilangan tekanan udara hingga mengakibatkan masker oksigen keluar. Penumpang pun dibuat panik.

Dika Hendra
Dika Hendra Sabtu, 14 Jul 2018 17:00 WIB
Gara-gara vape, pesawat nyaris celaka
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 70736
Dirawat 34668
Meninggal 3417
Sembuh 32651

Penerbangan dari Hong Kong ke Dalian di China pada Selasa (10/7) turun mendadak dari ketinggian 6.000 meter menuju 3.000 meter. Itu mengakibatkan pesawat kehilangan tekanan udara dan masker oksigen keluar sehingga menyebabkan penumpang panik.

Setelah insiden tersebut diselidiki oleh Administrasi Penerbangan Sipil China (CAAC) ternyata itu disebabkan kopilot menggunakan vape atau rokok elektrik di kokpit. Hasil penyidikan itu diumumkan pada Jumat (13/7).

"Kopilot pesawat Air China penerbangan CA106 yang menerbangkan 153 penumpang dan sembilan awak kabin merokok vape," demikian laporan CAAC dilansir China News.

Ketika kopilot hendak mematikan sistem ventilasi untuk mencegah asap vape menyebar ke kabin utama, ternyata dia menekan tombol yang salah. Kopilot justru mematikan pendingin ruangan di pesawat, ternyata itu memicu alarm sehingga mengeluarkan masker oksigen.

Pesawat turun drastis ke ketinggian 3.000 meter. Asap vape itu pun menyebar ke kabin penumpang.

"Asap vape yang masuk ke kabin penumpang bercampur dengan udara di mana mesin pendingin ruangan mati. Itu mengakibatkan kabin penumpang kekurangan oksigen," ujar Qiao Yibin, pejabat dari CAAC.

Setelah awak kabin menyadari apa yang terjadi, mereka langsung menyalakan kembali pendingin ruangan. Tekanan di dalam kabin pun kembali normal. Pilot menaikkan kembali pesawat hingga ketinggian 7.500 meter

Kesimpulan CAAC itu setelah penyidikan terhadap awak kabin dilaksanakan dan analisis terhadap rekaman suara di kokpit dan data penerbangan. Air China berjanji akan bekerja sama dengan CAAC dan berjanji tidak akan menoleransi kesalahan yang dilakukan awak kabin.

Sponsored

Insiden Air China itu menjadi viral setelah video yang diunggah harian Beijing News. Video itu menampilkan pramugari mengumumkan agar penumpang menggunakan masker.

Seorang penumpang pesawat bernama Wang mengatakan, berdasarkan GPSnya, pesawat menurun sekitar ketinggian 3.000 hingga 4.000 meter. Penumpang lainnya, Sun mengaku sangat ketakutan ketika pendingin ruangan tiba-tiba mati. Insiden itu memicu kemarahan warga China.

Sebagian warga meminta kopilot pesawat itu seharus dipenjara karena membahayakan penumpang.

"Semua orang tahu, kalau di pesawat tidak diizinkan merokok," ucap sebagian warga China di media online.

Berita Lainnya