sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Korea Selatan berencana produksi hingga 1 miliar dosis vaksin mRNA

Rencana tersebut akan membantu meringankan pasokan global vaksin Covid-19 yang sangat ketat, khususnya di Asia.

Eqqi Syahputra
Eqqi Syahputra Selasa, 06 Jul 2021 11:48 WIB
Korea Selatan berencana produksi hingga 1 miliar dosis vaksin mRNA

Korea Selatan dikabarkan sedang dalam pembicaraan dengan pembuat vaksin mRNA, termasuk Pfizer dan Moderna, untuk memproduksi suntikan Covid-19 di negara itu dan siap menawarkan kapasitas untuk membuat hingga 1 miliar dosis segera. Informasi ini melansir dari seorang pejabat senior pemerintah.

Jika disetujui, rencana tersebut akan membantu meringankan pasokan global vaksin Covid-19 yang sangat ketat, khususnya di Asia, yang tertinggal dari Amerika Utara dan Eropa dalam peluncuran vaksin, dan menempatkan Korea Selatan selangkah lebih dekat dengan ambisinya untuk menjadi pusat manufaktur vaksin utama.

Korea Selatan sendiri telah memiliki kesepakatan untuk memproduksi secara lokal tiga vaksin coronavirus yang dikembangkan oleh AstraZeneca/Oxford University, Novavax, dan Rusia. Kesepakatan ini juga termasuk kesepakatan dalam hal pembotolan dan pengemasan vaksin dengan Moderna.

Direktur Jenderal Komite Pusat Vaksin Global di bawah Kementerian Kesehatan Korea Selatan Lee Kang-ho, mengatakan kepada Reuters dalam sebuah wawancara,

“Kami telah sering mengadakan pembicaraan dengan perusahaan farmasi besar untuk memproduksi vaksin mRNA,” kata dia.

“Hanya ada beberapa pengembang vaksin mRNA yaitu Pfizer, Moderna, CureVac, dan BioNTech. Jadi ada batasan berapa banyak yang bisa mereka hasilkan untuk memenuhi permintaan global. Korea Selatan ingin membantu dengan menawarkan fasilitas dan sumber daya manusia yang terampil,” kata Lee.

Belum begitu jelas bagaimana perkembangan pembicaraan ini dan kapan kesepakatan akan disepakati. Dari pihak BioNTech menolak berkomentar, sedangkan Moderna dan CureVac tidak membalas permintaan komentar dari Reuters.

Seorang juru bicara Pfizer mengatakan, perusahaan sedang melakukan upaya untuk meningkatkan rantai pasokan vaksin Covid-19, serta menambahkan bahwa pihaknya tidak memiliki sesuatu yang spesifik untuk diumumkan saat ini.

Sponsored

Lee menolak menyebutkan nama pembuat vaksin lokal yang memiliki kapasitas untuk segera memproduksi vaksin mRNA, namun sumber pemerintah mengatakan mereka termasuk Hanmi Pharmaceuticals Co. Ltd. dan Quratis Co. Ltd.

Hanmi memastikan kapasitas besar yang dicadangkan untuk obat diabetes Sanofi dan dapat digunakan untuk produksi vaksin Covid-19 karena proyek Sanofi terhenti. Quratis, yang membuat vaksin tuberkulosis, mengatakan, pabriknya yang baru dibangun tahun lalu, sekarang dapat digunakan untuk produksi vaksin mRNA.

Berita Lainnya