logo alinea.id logo alinea.id

Korsel anggarkan US$11 miliar untuk pembangunan perbatasan dengan Korut

Menurut Korea Selatan, uang itu akan digunakan untuk 225 proyek di wilayah perbatasan antar-Korea hingGA 2030.

Valerie Dante
Valerie Dante Jumat, 08 Feb 2019 14:40 WIB
Korsel anggarkan US$11 miliar untuk pembangunan perbatasan dengan Korut

Pada Kamis (7/2), pemerintah Korea Selatan mengatakan akan mengalokasikan dana sebesar US$11,7 miliar untuk pembangunan di wilayah perbatasan dengan Korea Utara selama satu dekade ke depan.

Dana tersebut terdiri dari US$4,8 miliar dari pemerintah pusat, US$1,9 miliar dari pemerintah daerah, serta US$4,9 miliar dari sektor swasta.

Menurut Kementerian Dalam Negeri dan Keamanan Korea Selatan, uang itu akan digunakan untuk 225 proyek di wilayah perbatasan antar-Korea hingga 2030. 

Proyek-proyek itu bertujuan untuk membangun landasan pertukaran dan kerja sama antar-Korea, meletakkan dasar bagi pembangunan regional yang seimbang, merangsang pariwisata perdamaian di daerah perbatasan, serta memperluas infrastruktur sosial.

Selama ini, pembangunan dan pengembangan di wilayah perbatasan telah dibatasi dengan alasan keamanan militer.

Dalam delapan tahun terakhir, total US$2,4 miliar dihabiskan untuk mengembangkan proyek pariwisata, membangun kawasan industri, dan memperluas infrastruktur transportasi.

Investasi yang akan diperluas hingga satu dekade ke depan ini dianggap mencerminkan perubahan situasi di dalam dan luar negeri, termasuk hubungan antar-Korea yang lebih baik.

Sekitar US$4,5 miliar dialokasikan untuk 21 proyek pengembangan dasar bagi pertukaran dan kerja sama antara Korea Utara dan Korea Selatan, termasuk pembangunan jalan dua jalur antara Pulau Yeongjong dan Pulau Shin di sepanjang pesisir barat.

Sponsored

Korea Selatan dan Korea Utara sepakat melakukan modernisasi yang nantinya akan menghubungkan jalur kereta api dan jalan di sepanjang Semenanjung Korea bagian timur dan barat.

Kedua belah pihak mengadakan upacara peletakan batu pertama pada Desember 2018, tetapi pembangunannya belum dilakukan karena terhalang sanksi internasional terhadap Pyongyang.

Untuk mengembangkan daerah perbatasan secara seimbang, US$3 miliar akan dialokasikan untuk 54 proyek, termasuk membangun kawasan industri dan menciptakan kondisi yang kondusif untuk memulai bisnis.

Sekitar US$2 miliar akan digunakan untuk merangsang pariwisata perdamaian di wilayah perbatasan, termasuk pembuatan rute wisata berjalan di dekat Zona Demiliterisasi (DMZ) yang membelah Semenanjung Korea sejak Perang Korea pada 1950-1953 yang berakhir dengan gencatan senjata.

Sisa US$1,5 miliar dialokasikan untuk 42 proyek untuk memperbaiki kondisi domisili, seperti perluasan pusat budaya, olahrga dan kesejahteraan, serta pembangunan jaringan pasokan gas minyak cair. (The Straits Times)

Hellboy: Film superhero dengan banyak lubang

Hellboy: Film superhero dengan banyak lubang

Sabtu, 20 Apr 2019 19:01 WIB
 Prabowo dan halusinasi kuasa

Prabowo dan halusinasi kuasa

Kamis, 18 Apr 2019 20:53 WIB