sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Korsel-RI sepakati travel corridor untuk kepentingan bisnis

Kebijakan ini berlaku sejak 17 Agustus 2020.

Valerie Dante
Valerie Dante Kamis, 13 Agst 2020 17:55 WIB
Korsel-RI sepakati <i>travel corridor</i> untuk kepentingan bisnis
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 410.088
Dirawat 58.418
Meninggal 13.869
Sembuh 337.801

Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, bersama Menteri Luar Negeri Korea Selatan (Korsel), Kang Kyung-hwa, membahas finalisasi dari pengaturan essential business travel corridor pada Rabu (12/8). Kerja sama tersebut pun telah disepakati keduanya.

"Pembahasan mengenai pengaturan tersebut telah selesai. Karena itu, dapat saya umumkan, bahwa essential business travel corridor arrangement dengan Korea Selatan telah disepakati," jelas Retno dalam pengarahan media secara virtual, Kamis (13/8).

Dirinya menerangkan, pengaturan tersebut akan berlaku mulai Senin (17/8). Itu merupakan essential business travel corridor kedua yang dimiliki Indonesia, sebelumnya dengan Uni Emirat Arab (UEA) dan berlaku sejak 29 Juli.

"Pembahasan pengaturan jenis ini dilakukan secara detail dan memakan waktu yang lama," lanjut Retno. "Hal ini kita lakukan guna memastikan, bahwa pengaturan essential business travel corridor senantiasa mengedepankan protokol kesehatan yang ketat."

Travel corridor dengan Korsel ditujukan bagi keperluan bisnis yang penting serta kunjungan diplomatik dan dinas. Dia menegaskan, pengaturan tersebut tidak mencakup kunjungan wisata.

"Pengaturan ini diharapkan dapat memfasilitasi kunjungan sektor swasta dan pebisnis yang akan melanjutkan berbagai proyek kerja sama investasi dan bisnis antara kedua negara," jelas dia.

Dalam kesempatan sama, Juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Teuku Faizasyah, menyatakan, Indonesia juga telah menyampaikan konsep Note on ASEAN Travel Corridor Arrangement kepada negara-negara anggota organisasi regional itu.

"Saat ini, negara-negara ASEAN sedang mempelajari dokumen tersebut," ujarnya.

Sponsored
Berita Lainnya