sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

KTT khusus ASEAN-AS, Jokowi: Perdamaian di ASEAN bisa jadi contoh kawasan lainnya

Jokowi, kata Retno saat diberikan kesempatan untuk berbicara, menegaskan bahwa perang yang terjadi di Ukraina telah menyebabkan instabilitas

Edo Sugiyanto
Edo Sugiyanto Jumat, 13 Mei 2022 20:56 WIB
KTT khusus ASEAN-AS, Jokowi: Perdamaian di ASEAN bisa jadi contoh kawasan lainnya

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan, hari ini Presiden Republik Indonesia telah memulai rangkaian acara KTT khusus ASEAN Amerika Serikat yang diselenggarakan di Washington DC pada 12 dan 13 Mei 2022. KTT ini merupakan KTT ASEAN pertama yang dilakukan secara fisik pada masa pandemi.

“Pada hari ini, Presiden Jokowi bersama para pemimpin ASEAN telah melakukan serangkaian kegiatan. Yang pertama adalah working lunch dengan kongres di Capitol Hill, yang kedua menghadiri ASEAN-US Businiss Leaders Meeting, dan yang ketiga melakukan jamuan makan malam dengan presiden AS Joe Biden di Gedung Putih,” kata Retno saat keterangan pers secara virtual, Jumat (13/5).

Jokowi, kata Retno saat diberikan kesempatan untuk berbicara, menegaskan bahwa perang yang terjadi di Ukraina telah menyebabkan instabilitas, dampak kemanusiaan yang besar, serta dampak ekonomi yang tidak dapat dikalkulasi dengan baik.

“Presiden khawatir apa yang terjadi di Ukraina dapat terjadi di kawasan lain, termasuk Indo-Pasifik,” katanya.

Jokowi sendiri dalam pertemuan tersebut menegaskan bahwa kawasan ASEAN selama lebih dari 5 dekade telah menikmati perdamaian dan stabilitas. ASEAN diharapkan dapat menjadi contoh kawasan lainnya.

“Ini karena Negara-negara ASEAN bekerja keras membangun arsitektur kawasan yang mengedepankan paradigma win win bukan zero-sum, mengedepankan budaya dialog bukan persaingan, mengedepankan kerjasama inklusif bukan pembendungan, dan hukum serta nilai multilateral menjadi panglima bukan kekuatan militer dan aksi unilateral,” ujarnya.

Dengan prinsip-prinsip tersebut, Jokowi menyampaikan bahwa kawasan ASEAN mampu mengikis trust deficit, dan mempertebal strategic trust di kawasan. Mengenai Indo-Pasifik, Jokowi mengatakan bahwa ASEAN telah memiliki ASEAN Outlook on the Indo-Pacifik. Tujuannya adalah satu, memastikan keberlangsungan perdamaian dan stabilitas di kawasan Indo-Pasifik.

“Presiden menekankan tidak ingin melihat Indo-Pasifik menjadi ajang rivalitas atau proyeksi kekuatan, karena jika terjadi konflik, maka semua Negara di Indo-Pasifik dan dunia akan dirugikan. Bapak presiden juga mengajak AS untuk menjadi bagian dan jangkar perdamaian serta stabilitas di Indo-Pasifik,” tambahnya.

Sponsored

Dia juga menyebutkan bahwa Jokowi juga menekankan pentingnya perdamaian, stabilitas, dan kerja sama inklusif yang saling menguntungkan di Indo-Pasifik.

Berita Lainnya