sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Lebanon minta bantuan teknis IMF

IMF mengonfirmasi bahwa Lebanon meminta bantuan berupa saran dan keahlian teknis untuk mengatasi tantangan ekonomi makro.

Khairisa Ferida
Khairisa Ferida Kamis, 13 Feb 2020 13:11 WIB
Lebanon minta bantuan teknis IMF
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 410.088
Dirawat 58.418
Meninggal 13.869
Sembuh 337.801

Lebanon pada Rabu (12/2) secara resmi meminta bantuan teknis dari Dana Moneter Internasional (IMF) untuk menopang perekonomiannya.

"Kami belum lama ini menerima permintaan dari otoritas Lebanon untuk memberikan saran dan keahlian teknis atas tantangan ekonomi makro," kata juru bicara IMF Gerry Rice lewat sebuah pernyataan.

Dia menjelaskan bahwa IMF secara teratur memberi saran kepada negara-negara anggota mengenai kebijakan dan reformasi untuk memulihkan stabilitas ekonomi dan mendorong pertumbuhan. Namun, pernyataan IMF tidak menyinggung soal bantuan keuangan bagi Lebanon.

"Setiap keputusan tentang utang adalah wewenang otoritas terkait, yang akan dibuat lewat konsultasi dengan penasihat keuangan dan hukum mereka," tutur Rice.

Di lain sisi, ketika pemerintah Lebanon bergulat dengan krisis ekonomi yang telah memicu protes, negara itu harus segera memutuskan bagaimana menangani pembayaran utang, termasuk Eurobond senilai US$1,2 miliar yang jatuh tempo pada 9 Maret.

Sumber senior di pemerintahan Lebanon mengatakan, pihaknya meminta IMF mengirim tim ke Beirut untuk membantu menyusun rencana komprehensif agar menghindari default atau gagal bayar.

Krisis keuangan Lebanon memuncak tahun lalu menyusul melambatnya aliran modal masuk, yang memicu krisis likuiditas, dan demonstrasi menentang elite penguasa. Krisis saat ini disebut leih buruk dibanding yang pernah dialami negara itu saat perang saudara 1975-1990.

Memutuskan bagaimana menangani utang yang akan segera jatuh tempo adalah prioritas utama pemerintahan Perdana Menteri Hassan Diab, yang memenangkan mosi percaya di parlemen pada Selasa (12/2).

Sponsored

Sumber senior di pemerintahan menuturkan bahwa tim teknis IMF diperkirakan akan tiba di Beirut dalam beberapa hari ke depan untuk membantu menyusun rencana ekonomi, keuangan, dan moneter

Belum jelas apakah bantuan teknis akan melibatkan rencana restrukturisasi utang. Sejumlah politikus telah menyatakan dukungannya untuk berkonsultasi dengan IMF sebelum rencana pengelolaan pembayaran utang diajukan.

Sumber kedua di pemerintahan Lebanon mengungkapkan bahwa negara itu tengah mencari nasihat tentang Eurobond yang segera jatuh tempo di tengah pandangan bahwa reprofiling utang harus dilakukan secara tepat untuk menghindari kerusakan sistem perbankan negara. Keputusan terkait hal ini diharapkan akan muncul pada Kamis (13/2) dalam pertemuan antara presiden, gubernur bank sentral, menteri keuangan dan pejabat terkait lainnya.

Krisis yang melanda Lebanon saat ini disebut berakar pada praktik korupsi dan tata kelola pemerintahan yang buruk.

PM Diab pada Selasa menggambarkan bahwa tugas pemerintah sebagai misi bunuh diri. Dia menegaskan, prioritasnya adalah menjaga cadangan mata uang asing untuk impor-impor kritis, dan semua kemungkinan tengah dipelajari terkait dengan Eurobond.

Berita Lainnya