logo alinea.id logo alinea.id

Lewat kuliner dan budaya, Indonesia ikut ramaikan festival OKI

Festival perdana OKI ini mengambil tema 'One Nation, A Diversity of Cultures, Palestine in the Heart'.

Valerie Dante Jumat, 08 Feb 2019 20:14 WIB
Lewat kuliner dan budaya, Indonesia ikut ramaikan festival OKI

Sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia, Indonesia turut meramaikan festival perdana Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dengan tema 'One Nation, A Diversity of Cultures, Palestine in the Heart'.

"Selain saling mengenalkan negara anggota OKI, acara ini merupakan wahana promosi budaya dan pariwisata dalam negeri, sekaligus memperkuat citra Indonesia di antara negara-negara OKI," ujar Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) KBRI Kairo Yubil Septian seperti dikutip dari laman Kementerian Luar Negeri RI pada Kamis (7/2).

Tidak hanya produk kerajinan tangan, kuliner khas Indonesia seperti lumpia, pastel, bolu kukus, risoles, martabak manis, dan kue lumpur juga ditampilkan dalam festival tersebut. Ratusan pengunjung festival yang merupakan warga Mesir memadati stan Indonesia untuk mencicipi kuliner.

Indonesia juga mementaskan tari betawi dan memamerkan pakaian tradisional asal Kalimantan.

Sponsored

Selain Indonesia, terdapat 17 dari 57 negara anggota OKI lainnya yang berpartisipasi dalam festival ini. Negara-negara yang ikut meramaikan festival antara lain Bangladesh, Pakistan, Mauritania, Burkina Faso, Mesir, Palestina, Arab Saudi, Azerbaijan, Guinea, Senegal, Mozambik, Uni Emirat Arab, Yaman, Kuwait, Komoro, dan Maroko.

"Acara ini merupakan cermin kekayaan budaya negara-negara anggota OKI. Selain itu, kami perlu terus menekankan nilai-nilai mulia dalam ajaran Islam seperti toleransi, penolakan terhadap kekerasan, ekstremisme, dan terorisme", ujar Menteri Kebudayaan Mesir Enas Abdel-Dayem dalam sambutan pembukaannya di Cairo Opera House, Mesir, Selasa (5/2).

​​Selain memutar film dokumenter mengenai OKI, festival dimulai dengan pemberian penghargaan kepada lima tokoh terkemuka di dunia Islam. Penghargaan tersebut dianugerahkan kepada mantan Menteri Luar Negeri Arab Saudi Nizar Madani, Sheikh Islamullah Shukr Pasha Zadeh, Caucasus Mufti dari Azerbaijan, penyair Mesir Farouk Goweida, dan Ibu Negara Burkina Faso Sika Bella Kaboré.

Cinta bersemi dari aplikasi

Cinta bersemi dari aplikasi

Jumat, 15 Feb 2019 12:59 WIB