sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Lockdown Wuhan berakhir pada 8 April

Beijing melarang orang meninggalkan atau memasuki Wuhan, kota berpenduduk sekitar 11 juta, mulai 23 Januari.

Khairisa Ferida
Khairisa Ferida Selasa, 24 Mar 2020 20:15 WIB
Lockdown Wuhan berakhir pada 8 April
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 240687
Dirawat 56889
Meninggal 9448
Sembuh 174350

China pada Selasa (24/3) mengumumkan akan mengakhiri lockdown yang telah berlangsung dua bulan di Wuhan, tempat asal pandemik coronavirus jenis baru, pada 8 April. Mulai Rabu (25/3) tengah malam, pembatasan perjalanan di seluruh Provinsi Hubei akan dicabut.

"Kami merayakan hari ini," kata seorang dokter wanita yang memiliki nama belakang Wu kepada AFP.

"Setiap hari, kami melihat jumlah pasien yang sakit parah menurun, situasinya membaik, orang-orang dikeluarkan dari rumah sakit. Para dokter dan perawat menjadi semakin santai seiring berjalannya waktu. Saya sangat senang!."

Mulai Rabu, penduduk Hubei akan diizinkan meninggalkan provinsi itu jika mereka memiliki kode QR hijau di ponsel mereka.

Hubei telah memerintahkan semua penduduk untuk mendapatkan kode QR berbasis warna, yang bertindak sebagai indikator status kesehatan seseorang.

Penduduk Wuhan, Bo Hanlin, mengatakan dia menyambut baik kabar akan segera diberlakukannya pembatasan.

"Ini adalah hari yang saya tunggu-tunggu," katanya kepada CNN pada Selasa.

Beijing melarang orang meninggalkan atau memasuki Wuhan, kota berpenduduk sekitar 11 juta, mulai 23 Januari. Mereka kemudian memperluas larangan ke sebagian besar Provinsi Hubei ketika penyebaran Covid-19 semakin meluas selama liburan Tahun Baru Imlek.

Sponsored

Covid-19 berkobar selama berminggu-minggu di Wuhan dan daerah sekitarnya, membuat rumah sakit kewalahan. Rumah sakit sementara pun segera dibangun seiring meningkatnya jumlah pasien yang terinfeksi.

Kini Covid-19 dinilai berhasil dikendalikan, dengan Hubei telah melihat hampir tidak ada kasus baru selama lebih dari seminggu. Namun, di luar China terjadi peningkatan yang mengkhawatirkan.

Pada Selasa, hanya satu kasus infeksi baru yang dilaporkan muncul di Wuhan setelah kota itu tidak memperlihatkan satu kasus pun selama lima hari berturut-turut. Menurut CNN, korban adalah seorang dokter di Rumah Sakit Umum Hubei. 

Di Provinsi Hubei, pada Senin (23/3), terdapat 67.801 kasus infeksi Covid-19. Dari jumlah itu, 3.160 di antaranya meninggal. Di seluruh China sendiri terdapat lebih dari 81.000 kasus positif, dengan lebih dari 73.000 di antaranya pulih dan lebih dari 3.200 kehilangan nyawa.

Menurut Johns Hopkins University dan worldometers.info, jumlah total kasus infeksi Covid-19 di seluruh dunia telah melampaui 380.000, dengan lebih dari 16.500 kematian. (New York Post)

Berita Lainnya