logo alinea.id logo alinea.id

Lokasi pertemuan kedua Trump dan Kim Jong-un masih misteri

Vietnam, Singapura, Swiss hingga Mongolia masuk daftar sebagai tuan rumah pertemuan kedua Donald Trump dan Kim Jong-un.

Valerie Dante
Valerie Dante Senin, 07 Jan 2019 19:21 WIB
Lokasi pertemuan kedua Trump dan Kim Jong-un masih misteri

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa lokasi untuk KTT kedua dengan Korea Utara sedang dinegosiasikan.

Pekan lalu, Trump menuturkan bahwa dia telah menerima surat dari Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, meski dia enggan mengungkapkan isi surat tersebut.

"Kami sedang merundingkan lokasi," katanya kepada wartawan di Gedung Putih, Minggu (6/1). "Mungkin akan diumumkan dalam waktu dekat. Mereka memang ingin bertemu dan begitu pun dengan kita, nanti kita lihat apa yang akan terjadi."

Menurut surat kabar Korea Selatan, Munhwa Ilbo, KTT kedua kemungkinan akan diadakan di Hanoi, Vietnam.

Mengutip sumber-sumber diplomatik tingkat tinggi di Seoul dan Washington, para pejabat AS telah bertemu dengan rekan dari Korea Utara di Hanoi untuk berdiskusi guna menyesuaikan jadwal pertemuan.

Vietnam merupakan sekutu lama Pyongyang dan memiliki hubungan baik dengan Washington. Spekulasi tentang negara ini sebagai lokasi KTT selanjutnya muncul setelah kunjungan Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Yong-ho ke Hanoi pada 29 November-2 Desember.

Surat kabar Korea Selatan, JoongAng Ilbo, melaporkan bahwa Mark Lambert, seorang pejabat senior Kementerian Luar Negeri AS yang menangani masalah Korea Utara, juga mengunjungi Vietnam pada Desember. Meski tidak jelas apakah dia berada di Vietnam pada saat yang sama dengan Menlu Ri Yong-ho.

Hanoi hanya sekitar empat jam penerbangan langsung dari Pyongyang. Untuk menuju ke sana, Korea Utara akan melintasi wilayah udara negara-negara yang bersahabat dengan mereka.

Sponsored

Selain itu, Partai Komunis yang memerintah di Vietnam juga memiliki aparat keamanan yang memadai untuk memadamkan protes dan menjauhkan masyarakat dari Trump dan Kim Jong-un.

Trump sebelumnya mengatakan bahwa dia berencana untuk menggelar KTT kedua dengan Korea Utara pada awal Januari. Namun, tanggal dan lokasi belum diumumkan.

Tempat-tempat lain yang dipertimbangkan sebagai tuan rumah KTT termasuk Singapura, Mongolia, dan Swiss.

Trump mengatakan bahwa dialog yang sangat baik sedang berlangsung antara AS dengan Korea Utara, menambahkan bahwa dia secara tidak langsung berbicara dengan Kim Jong-un.

Sanksi Washington terhadap Pyongyang sendiri akan tetap berlaku hingga AS melihat hasil positif dari perundingan ini.

Pada Juni 2018, untuk pertama kalinya Trump berdialog dengan Kim Jong-un dalam KTT bersejarah di Singapura. 

Kedua pemimpin negara menandatangani perjanjian untuk bekerja sama menuju denuklirisasi Semenanjung Korea. Tetapi perjanjian itu belum membahas lini masa, detail, atau mekanisme apa pun untuk mengecek jalannya proses tersebut.

Sejauh ini, belum ada kemajuan atau langkah nyata yang dicapai untuk tujuan utama AS: denuklirisasi Korea Utara.

Dalam pidato tahun barunya, Kim Jong-un menyampaikan kembali komitmennya untuk denuklirisasi tetapi memperingatkan bahwa dia akan mempertimbangkan untuk mengambil jalan lain jika AS tidak mencabut sanksi atas Korea Utara.

Bulan lalu, Korea Utara mengecam AS yang telah menjatuhkan sanksi baru bagi tiga pejabat pemerintahan senior mereka. Sanksi itu diterapkan setelah adanya laporan temuan sejumlah besar dugaan praktik pelanggaran HAM di Korea Utara.

Pyongyang menyatakan mereka kaget dan marah atas langkah tersebut. Kebijakan AS yang memberi tekanan besar, menurut Korea Utara, salah langkah dan dapat menjadi kesalahan perhitungan terbesar mereka.

Korea Utara juga dijatuhi serangkaian sanksi dari Dewan Keamanan PBB terkait dengan program senjata nuklir dan balistik mereka yang telah dilarang. (CNN dan The Straits Times)

Intimidasi terhadap PPP dalam Pemilu 1977

Intimidasi terhadap PPP dalam Pemilu 1977

Senin, 25 Mar 2019 21:10 WIB
Kabar hoax yang meresahkan jelang Pemilu 1955

Kabar hoax yang meresahkan jelang Pemilu 1955

Senin, 25 Mar 2019 14:26 WIB
Friend Zone: Humor dan cinta sepasang sahabat

Friend Zone: Humor dan cinta sepasang sahabat

Sabtu, 23 Mar 2019 12:00 WIB