sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Makanan dari pemerintah China 'kaki bebek rebus' bikin warga Shanghai muntah

Seorang warga bernama Chen Man mengatakan kepada China Economic Weekly bahwa dia merasa mual setelah membuka paket yang dikirim pemerintah.

Fitra Iskandar
Fitra Iskandar Kamis, 28 Apr 2022 13:13 WIB
Makanan dari pemerintah China 'kaki bebek rebus' bikin warga Shanghai muntah

Penduduk Shanghai jatuh sakit setelah mengonsumsi beberapa persediaan makanan yang didistribusikan oleh pihak berwenang di tengah penguncian kota karena COVID-19, menurut beberapa laporan.

Orang-orang di beberapa lingkungan mengatakan bahwa mereka menderita diare dan sakit perut setelah makan bebek rebus dan bakso yang dikeluarkan oleh pejabat setempat.

Seorang warga bernama Chen Man mengatakan kepada China Economic Weekly bahwa dia merasa mual setelah membuka paket yang dikirim pemerintah berisi kaki bebek rebus.

"Bau bebeknya sangat kuat, pasti busuk," katanya kepada outlet, ia menambahkan bahwa dia muntah tiga kali karena baunya.

Otoritas setempat secara berkala mengirimkan paket yang berisi kebutuhan sehari-hari - termasuk daging dan sayuran - kepada penduduk Shanghai, yang tidak dapat meninggalkan rumah mereka karena penguncian yang ketat.

Namun, paket-paket ini mendapat sorotan setelah beberapa warga mengaku menerima makanan kedaluwarsa atau busuk.

Dalam posting hari Selasa tentang masalah di platform Weibo yang mirip Twitter di China, pengguna yang beberapa orang di kompleks perumahan yang sama menderita diare setelah makan bakso rebus dan ikan asap dari paket yang dikeluarkan pemerintah.

Menurut Bloomberg, beberapa komite lingkungan telah menginstruksikan warga untuk membuang makanan yang meragukan sementara para pejabat mengatakan mereka akan menyelidiki masalah tersebut.

Sponsored

Isu jatah pangan berkualitas rendah menambah kekesalan warga yang sudah kesulitan mendapatkan pangan. Pada hari Senin, Shanghai mencatat 1.661 kasus bergejala dan 15.319 kasus tanpa gejala, menurut Komisi Kesehatan Nasional.(Insider)

Berita Lainnya