sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Masih positif, Trump kembali ke Gedung Putih dan tanpa masker

Trump sebelum meninggalkan rumah sakit sempat memperbarui statusnya di twitter, dan menyatakan segera kembali ke jalur kampanye. 

Angelin Putri Syah
Angelin Putri Syah Selasa, 06 Okt 2020 10:01 WIB
Masih positif, Trump kembali ke Gedung Putih dan tanpa masker
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 527.999
Dirawat 66.752
Meninggal 16.646
Sembuh 441.983

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali ke Gedung Putih pada Senin (5/10) malam setelah meninggalkan rumah sakit militer di mana dia menerima perawatan Covid. Dia memasuki Gedung Putih tanpa masker pelindung, sebagai  simbol negara tidak boleh takut dengan virus yang telah menewaskan lebih dari 210.000 warganya.

Mendarat di Gedung Putih di Marine One, Trump dengan hati-hati menaiki tangga South Portico, melepas maskernya dan menyatakan merasa baik. Dia mengacungkan dua jempol ke helikopter yang berangkat dari teras serambi. Dia memasuki Gedung Putih, di mana para ajudannya terlihat berkeliaran di sekitar Ruang Biru, tanpa mengenakan penutup wajah.

Sebelum meninggalkan rumah sakit, Trump sempat memperbarui statusnya di twitter dengan menyatakan segera kembali ke jalur kampanye. 

“Jangan takut,” kata Trump tentang virus tersebut. “Kamu akan mengalahkannya. Kami memiliki peralatan medis terbaik, kami memiliki obat-obatan terbaik,” ucapannya kuat, tetapi dia menarik napas lebih dalam dari biasanya saat menyampaikannya.

Selama lebih dari delapan bulan, upaya Trump mengecilkan ancaman virus dengan harapan menopang ekonomi menjelang pemilu telah menuai kritik bipartisan.

Kurang kejelasan

Dokter Trump di Pusat Medis Militer Nasional Walter Reed, Sean Conley, mengatakan karena tingkat pengobatan Trump begitu awal setelah penemuan penyakitnya, kini Trump berada di 'wilayah yang belum dipetakan'. Tetapi dokter juga optimis pada briefing sore dan mengatakan presiden dapat melanjutkan jadwal normalnya begitu tidak ada bukti virus hidup di tubuhnya.

Sementara Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menyebutkan, mereka yang memiliki gejala Covid-19 ringan hingga sedang dapat menular ke banyak orang dan harus diisolasi selama setidaknya 10 hari.

Sponsored

Itulah sebabnya kedatangan Trump ke Gedung Putih menimbulkan pertanyaan baru tentang bagaimana pemerintah melindungi pejabat lain dari penyakit yang masih merajalela di tubuh presiden.

Apalagi Sekretaris pers Kayleigh McEnany mengumumkan telah positif terkena virus pada Senin (5/10) pagi dan memasuki karantina.

Ada juga pertanyaan yang masih melekat tentang potensi efek jangka panjang bagi presiden dan bahkan ketika dia pertama kali terkena virus

Conley berulang kali menolak untuk membagikan hasil pemindaian medis paru-paru Trump, dengan mengatakan Trump tidak melepaskan kerahasiaan dokter-pasien tentang masalah tersebut.

“Trump meninggalkan rumah sakit setelah menerima dosis keempat obat antivirus remdesivir Senin malam,” kata Conley. Trump akan menerima dosis kelima dan terakhir pada Selasa (6/10) di Gedung Putih.

Berita Lainnya