sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Menkes Inggris: Vaksin Covid-19 AstraZeneca aman digunakan

Belasan negara Eropa menangguhkan penggunaan vaksin AstraZeneca atas kekhawatiran peningkatan risiko trombosis atau pembekuan darah.

Valerie Dante
Valerie Dante Rabu, 17 Mar 2021 13:03 WIB
Menkes Inggris: Vaksin Covid-19 AstraZeneca aman digunakan

Menteri Kesehatan Inggris Matt Hancock pada Selasa (16/3) mengatakan bahwa vaksin Covid-19 yang diproduksi oleh AstraZeneca tetap aman untuk digunakan. Dia mendesak warga Inggris untuk tetap melakukan vaksinasi Covid-19. 

"Kami tahu bahwa vaksin Oxford-AstraZeneca menyelamatkan nyawa di Inggris sekarang. Jadi jika Anda mendapat panggilan untuk menerimanya, jangan menunda," kata Hancock dalam sebuah pernyataan.

Sejak pekan lalu, belasan negara Eropa lainnya telah menangguhkan vaksinasi warganya menggunakan vaksin AstraZeneca karena kekhawatiran terkait peningkatan risiko trombosis atau pembekuan darah.

Selain Menkes Inggris, regulator obat-obatan Uni Eropa, European Medicines Agency (EMA), juga telah menyatakan bahwa pihaknya sangat yakin manfaat vaksin AstraZeneca lebih besar daripada risikonya.

EMA menegaskan, tidak ada indikasi bahwa vaksin tersebut memicu pembekuan darah pada penerima suntikannya. 

Kepala EMA Emer Cooke mengatakan bahwa badan tersebut mendukung keputusannya untuk menyetujui vaksin AstraZeneca.

Investigasi terhadap kasus pembekuan darah di beberapa penerima sedang berlangsung. Di sisi lain, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mendesak negara-negara untuk tidak menangguhkan program vaksinasi.

Pakar keamanan vaksin dari WHO mengadakan pertemuan pada Selasa untuk meninjau vaksin Oxford-AstraZeneca.

Sponsored

EMA memaparkan, jumlah pembekuan darah yang dilaporkan pada orang yang divaksinasi tidak lebih tinggi dari yang terlihat pada populasi umum.

"Kami tahu bahwa ribuan orang mengalami kasus pembekuan darah di Uni Eropa, jadi yang kami inginkan adalah menentukan apakah peristiwa ini disebabkan oleh vaksin atau penyebab lain," kata Cooke.

Sementara penyelidikan masih berlangsung, EMA saat ini masih sangat yakin bahwa vaksin AstraZeneca dalam mencegah Covid-19 lebih besar daripada risikonya.

Sejumlah negara Eropa yang telah menangguhkan penggunaan vaksin tersebut, termasuk Jerman, Prancis, Italia, dan Spanyol.

Mereka menunda penggunaan vaksin AstraZeneca menyusul laporan pembekuan darah di beberapa penerima.

"Ini keputusan profesional," kata Menteri Kesehatan Jerman Jens Spahn, seraya menambahkan bahwa dia mengikuti rekomendasi dari lembaga vaksin negara itu.

Sebelumnya, AstraZeneca sendiri telah menyatakan bahwa tidak ada bukti peningkatan risiko pembekuan akibat vaksin mereka.

Sumber : BBC

Berita Lainnya