sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Menlu Jepang-Indonesia bahas pandemik Covid-19 via telepon

Jepang telah memberikan bantuan senilai 1.5 miliar yen melalui WHO dan UNICEF yang ditujukan bagi negara-negara yang terdampak Covid-19.

Valerie Dante
Valerie Dante Selasa, 24 Mar 2020 09:36 WIB
Menlu Jepang-Indonesia bahas pandemik Covid-19 via telepon
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini

Pada Senin (23/4), Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mengadakan pembicaraan via telepon dengan Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi. Dalam sebuah keterangan tertulis, Kedutaan Besar Jepang di Jakarta mengatakan bahwa pembicaraan berlangsung sekitar 25 menit.

"Kedua menlu bertukar pendapat mengenai kondisi penyebaran Covid-19 secara global. Kedua belah pihak sepakat untuk melanjutkan kerja sama secara erat demi mencegah penyebaran wabah tersebut," jelas Kedubes Jepang.

Melalui twitnya, Menlu Retno mengatakan bahwa dia telah menyampaikan rasa terima kasih atas kerja sama Jepang dalam evakuasi kru WNI yang bekerja di kapal pesiar Diamond Princess. Kapal tersebut sempat berlabuh di Yokohama pada akhir Februari.

"Saya juga berterima kasih kepada pemerintah Jepang atas perhatian yang mereka berikan kepada kru WNI. Mereka kini semuanya sudah sepenuhnya pulih dan terkonfirmasi negatif untuk Covid-19," jelas Menlu Retno.

Sebanyak sembilan WNI yang bekerja sebagai anak buah kapal (ABK) di Diamond Princess telah pulih dari Covid-19 dan kini masih berada di Negeri Sakura.

Menlu Motegi menyampaikan pentingnya kerja sama antara masyarakat internasional demi mencegah penyebaran pandemik tersebut.

"Dia mengatakan bahwa Jepang telah memutuskan untuk memberikan bantuan melalui Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan UNICEF senilai 1.5 miliar yen atau Rp224 miliar," lanjut pernyataan itu.

Sponsored

Kedubes Jepang memaparkan, bantuan tersebut diberikan kepada negara-negara yang terdampak coronavirus jenis baru. Menlu Retno menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan Jepang.

Berita Lainnya