sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Menlu RI: Perempuan berperan penting melawan Covid-19

Mengutip data PBB dan UN Women, Menlu Retno menyebut bahwa 70% tenaga medis global adalah perempuan.

Valerie Dante
Valerie Dante Jumat, 17 Apr 2020 21:00 WIB
Menlu RI: Perempuan berperan penting melawan Covid-19
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 389.712
Dirawat 62.649
Meninggal 13.299
Sembuh 313.764

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menyampaikan bahwa pada Kamis (16/4), dia melakukan pertemuan virtual dengan topik "Perempuan dan Covid-19" dengan delapan menteri luar negeri perempuan.

Menlu perempuan yang berpartisipasi dalam pertemuan tersebut adalah Menlu Australia Marise Payne, Menlu El Salvador Alexandra Hill Tinoco, Menlu Jamaika Kamina Johnson-Smit, Menlu Kenya Raychelle Omamo, Menlu Kolombia Claudia Blum, Menlu Korea Selatan Kang Kyung-wha, Menlu Spanyol Maria Arancha Gonzalez, dan Menlu Swedia Ann Linde.

"Kami membahas cara-cara agar perempuan lebih maksimal memainkan perannya sebagai bagian dari solusi ... Perempuan memiliki peran signifikan dalam upaya melawan Covid-19," jelas Menlu Retno dalam pengarahan media virtual pada Jumat (17/4).

Mengutip data PBB dan UN Women, Menlu Retno menyebut bahwa 70% tenaga medis global adalah perempuan.

"Artinya, perempuan berada di garda depan penanganan pasien di tengah pandemik ini," kata Menlu Retno.

Selain itu, Menlu Retno menyebut bahwa perempuan dapat berperan lebih besar dalam menghidupkan ekonomi yang terganggu akibat penyebaran coronavirus jenis baru.

"Jumlah perempuan yang merupakan pelaku UMKM di Indonesia mencapai 37 juta atau 64% dari total pelaku UMKM di dalam negeri," ujar dia.

Menlu Retno menekankan pentingnya perlindungan terhadap perempuan di tengah krisis kesehatan ini.

Sponsored

"Kita harus mencegah diskriminasi terhadap perempuan, baik dari sisi ekonomi seperti akses terhadap stimulus yang diberikan pemerintah, maupun akses terhadap layanan kesehatan yang layak," jelas Menlu Retno.

Dukung multilateralisme

Pada Selasa (14/4), Presiden Amerika Serikat Donald Trump menghentikan pendanaan untuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) atas respons organisasi itu dalam penanganan Covid-19. Keputusan tersebut menuai protes dari komunitas internasional.

Ketika ditanya terkait pertentangan antara WHO dan Trump, Menlu Retno mengatakan, "Untuk saat ini, akan lebih baik apabila kita memfokuskan energi untuk melawan Covid-19."

Menlu Retno menegaskan, dalam Pertemuan Tingkat Menteri Kelompok Alliance for Multilateralism (AoM) yang berlangsung secara virtual pada Kamis, dia mendorong sistem kerja sama multilateral untuk memperkuat tata kelola kesehatan dunia dengan mendukung penuh kerja WHO.

"Di tengah pandemik Covid-19, saya meminta seluruh negara untuk tetap mendukung WHO melalui sistem kerja sama multilateral," imbuhnya.

Berita Lainnya