sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Merasa diperlakukan buruk, Trump pindah dari New York

Donald Trump sendiri merupakan warga asli New York.

Khairisa Ferida
Khairisa Ferida Jumat, 01 Nov 2019 17:43 WIB
Merasa diperlakukan buruk, Trump pindah dari New York
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 275213
Dirawat 61813
Meninggal 10386
Sembuh 203014

Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Kamis (31/10) mengumumkan bahwa dia akan mengubah kediaman permanennya dari New York ke Palm Beach, Florida. Dia mengklaim diperlakukan sangat buruk di kota asalnya itu.

"Saya dan keluarga akan menjadikan Palm Beach, Florida, sebagai kediaman permanen kami," twit Trump.

"Saya sangat menyayangi New York, dan orang-orangnya, dan akan selalu begitu, tapi sayangnya terlepas dari kenyataan bahwa saya membayar pajak kota jutaan dolar setiap tahunnya, saya telah diperlakukan dengan sangat buruk oleh para pemimpin politik baik kota dan negara bagian." 

The New York Times melaporkan, Trump, yang merupakan penduduk asli New York, dan istrinya Melania mengajukan pemindahan domisili secara individu pada September, mengubah status kediaman tetap mereka dari Manhattan ke Palm Beach.

Times juga menulis bahwa pejabat Gedung Putih menolak menjelaskan mengapa Trump mengambil langkah tersebut. Namun, mengutip sebuah sumber yang dekat dengan presiden, alasannya adalah untuk keperluan pajak.

Selain Gedung Putih, tempat tinggal utama Trump sekarang adalah tempat peristirahatannya, Mar-a-Lago. Sejak menjabat sebagai presiden, Trump telah menghabiskan 99 harinya di sana dan 20 hari di kediaman permanennya sebelumnya, Trump Tower.

"Sebagai presiden, saya akan selalu ada untuk membantu New York dan orang-orang hebat di New York. Kota itu akan selalu mendapat tempat spesial di hati saya," twit Trump.

Sponsored

Tapi faktanya, warga New York mungkin tidak selalu mengganggap Trump spesial. Demonstrasi di luar Trump Tower merupakan hal lumrah dan Trump telah "berbenturan" beberapa kali dengan otoritas kota dan negara bagian itu.

Contoh paling baru adalah pada awal bulan, ketika seorang hakim federal untuk Distrik Selatan, New York, menolak permintaan sang presiden agar memblokir akses ke surat pemberitahuan tahunan pajak pribadi dan perusahaannya.

Otoritas New York dinilai menyambut baik langkah Trump. Gubernur Andrew Cuomo mentwit, "Baguslah. Lagipula @realDonaldTrump tidak bayar pajak di sini. Dia milik Anda, Florida." (AFP)

Berita Lainnya
×
img