sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

PM Australia: Seruan penyelidikan asal-usul Covid-19 masuk akal

Hubungan Australia-China memburuk dalam beberapa pekan terakhir setelah PM Morrison menyerukan penyelidikan tentang asal-usul Covid-19.

Khairisa Ferida
Khairisa Ferida Rabu, 29 Apr 2020 13:01 WIB
PM Australia: Seruan penyelidikan asal-usul Covid-19 masuk akal
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 381.910
Dirawat 63.733
Meninggal 13.077
Sembuh 305.100

Seruan Australia atas penyelidikan independen tentang asal-usul Covid-19 masuk akal dan tidak menargetkan negara tertentu. Hal tersebut ditegaskan oleh Perdana Menteri Scott Morrison pada Rabu (29/4).

Hubungan bilateral Australia-China memburuk dalam beberapa pekan terakhir setelah PM Morrison menyerukan penyelidikan tentang asal-usul coronavirus jenis baru.

Morrison menegaskan bahwa seruannya bukanlah upaya untuk mengkritik China. Sementara Beijing, yang merupakan mitra dagang terbesar Canberra merasa diremehkan, Australia akan terus mendesak dilakukannya penyelidikan.

Covid-19, yang dipicu oleh virus SARS-CoV-2, pertama kali muncul di Wuhan, Ibu Kota Provinsi Hubei, China, pada akhir tahun lalu dan telah menginfeksi lebih dari tiga juta orang di seluruh dunia.

"Apa yang dikejar Australia bukanlah menargetkan," ujar PM Morrison kepada wartawan di Canberra.

"Ini adalah virus yang telah merenggut lebih dari 200.000 jiwa di seluruh dunia. Virus ini telah mematikan ekonomi global. Implikasi dan dampaknya luar biasa. Sekarang, masuk akal dan arif jika dunia menginginkan penyelidikan independen."

Kementerian Kesehatan Australia mengumumkan, per Rabu pukul 06.30 waktu setempat, ada 6.378 kasus infeksi coronavirus jenis baru yang dikonfirmasi. Dari jumlah itu 88 orang meninggal dan 5.649 telah dinyatakan sembuh.

Saat ini Australia telah melakukan lebih dari 536.000 tes Covid-19.

Sponsored


Sumber : Reuters

Berita Lainnya