sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Netanyahu: Relokasi Kedubes Brasil ke Yerusalem hanya soal waktu

PM Netanyahu mengklaim bahwa presiden terpilih Brasil menyatakan kepadanya pemindahan kedubes ke Yerusalem hanya soal waktu.

Khairisa Ferida
Khairisa Ferida Senin, 31 Des 2018 14:21 WIB
Netanyahu: Relokasi Kedubes Brasil ke Yerusalem hanya soal waktu
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 240687
Dirawat 56889
Meninggal 9448
Sembuh 174350

Keputusan Brasil untuk memindahkan kedutaan besarnya dari Tel Aviv ke Yerusalem hanya tinggal menunggu waktu. Hal tersebut diungkapkan oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Berbicara selama pertemuannya dengan para pemimpin komunitas Yahudi di Rio de Janeiro, PM Netanyahu mengklaim, presiden terpilih Brasil Jair Bolsonaro mengatakan kepadanya bahwa pemindahan kedubes ke Yerusalem hanya perkara waktu saja.

"Kami memandang penting Brasil, juga Brasil dalam konteks Amerika Latin," ungkapnya. "Ini menandakan perubahan bersejarah."

Netanyahu merupakan PM Israel pertama yang mengunjungi Brasil. Dalam lawatannya tersebut, dia bertatap muka dengan Bolsonaro pada Jumat (28/12).

Setelah pertemuan tersebut, Bolsonaro menuturkan, "kita membutuhkan sekutu, teman, dan saudara yang baik seperti Benjamin Netanyahu."

Sementara itu, Netanyahu mengatakan bahwa Bolsonaro menerima undangannya untuk melawat ke Israel. Kunjungan tersebut kemungkinan akan berlangsung pada Maret 2019.

Meski demikian, selama mengadakan jumpa pers, baik Bolsonaro mau pun Netanyahu tidak sedikit pun menyinggung masalah pemindahan kedutaan ke Yerusalem. Keduanya juga tidak mengunggah pernyataan apa pun terkait isu itu di media sosial mereka.

Bolsonaro menjamu Netanyahu dan sejumlah pemimpin negara lainnya dalam rangka pelantikannya yang berlangsung di Brasilia pada Selasa (1/1).

Sponsored

Sebelumnya, tepatnya pada awal November, Bolsonaro sempat mengatakan bahwa dia bermaksud untuk mengikuti jejak Donald Trump dengan memindahkan kedubes ke Yerusalem. Namun, kemudian dia berada di bawah tekanan kuat dari sektor pertanian Brasil karena rencananya dinilai dapat merusak ekspor Brasil ke negara-negara Arab yang mengakui Yerusalem Timur sebagai ibu kota masa depan negara Palestina.

Ligar Arab menegaskan kepada Bolsonaro bahwa memindahkan kedubes ke Yerusalem akan menjadi kemunduran bagi hubungan Brasil dengan negara-negara Arab.

Relokasi kedutaan ke Yerusalem akan menjadi perubahan tajam dalam kebijakan luar negeri Brasil, yang secara tradisional mendukung solusi dua negara untuk konflik Israel-Palestina.

Sumber : Al Jazeera

Berita Lainnya