sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Normalisasi hubungan Isreal-UEA-Bahrain, RI tetap pro Palestina

Israel-UEA-Bahrain sepakat menormalisasi hubungan dengan menandatangani kesepakatan di AS, Selasa (15/9).

Valerie Dante
Valerie Dante Kamis, 17 Sep 2020 19:31 WIB
Normalisasi hubungan Isreal-UEA-Bahrain, RI tetap pro Palestina
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 385.980
Dirawat 63.556
Meninggal 13.205
Sembuh 309.219

Indonesia memastikan tetap mendukung kemerdekaan Palestina meskipun terjadi normalisasi hubungan Israel dengan Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain.

"Bagi Indonesia, penyelesaian isu Palestina perlu menghormati resolusi Dewan Keamanan PBB terkait serta parameter yang disepakati secara internasional, termasuk two-state solution," ujar Juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Teuku Faizasyah, saat pengarahan media secara virtual, Kamis (17/9).

Dia menyatakan, perlu dipastikan inisiatif perdamaian tidak menggagalkan keputusan yang telah dibuat melalui Arab Peace Initiative dan resolusi Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) tentang isu Palestina.

"Oleh karena itu, sudah waktunya untuk mempertimbangkan agar inisiatif dan kesepakatan itu diarahkan kepada upaya untuk memulai kembali proses multilateral yang kredibel," lanjutnya.

Faizasyah melanjutkan, penting pula memastikan kedudukan yang seimbang (equal footing) bagi seluruh pihak serta didasarkan parameter internasional yang disepakati.

"Kami memahami intensi UAE dan Bahrain untuk menyediakan ruang bagi pihak terkait untuk bernegosiasi dan mengubah pendekatan untuk penyelesaian isu Palestina melalui kesepakatan ini," jelasnya. "Namun, efektivitas atas kesepakatan tersebut sangat bergantung pada komitmen Israel untuk menghormatinya."

Israel-UEA-Bahrain sepakat menormalisasi hubungan dengan menandatangani kesepakatan pada Selasa (15/9) di Gedung Putih, Amerika Serikat (AS).

Kesepakatan yang ditengahi Presiden AS, Donal Trump, itu dinilai bersejarah karena selama ini negara-negara Timur Tengah enggan memiliki hubungan diplomatik resmi dengan Israel sebagai bentuk dukungan bagi kemerdekaan Palestina.

Sponsored
Berita Lainnya