logo alinea.id logo alinea.id

Pacific Exposition 2019, upaya Indonesia eratkan kerja sama di Pasifik

Pacific Exposition 2019, yang merupakan inisiatif Indonesia, ​​diselenggarakan pada 11-14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru

Valerie Dante
Valerie Dante Jumat, 12 Jul 2019 17:29 WIB
Pacific Exposition 2019, upaya Indonesia eratkan kerja sama di Pasifik

Atas inisiatif Indonesia, Pacific Exposition 2019 ​​diselenggarakan pada 11-14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru. Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menyatakan bahwa forum tersebut bertujuan untuk menciptakan momentum kebersamaan antarnegara di kawasan Pasifik. 

"Forum ini adalah yang pertama kali diselenggarakan. Kami membangun momentum keterikatan satu sama lain dan persaudaraan dengan sesama negara di kawasan Pasifik," tutur Menlu Retno seperti dikutip dari keterangan resmi Kementerian Luar Negeri RI yang diterima Alinea.id pada Jumat (12/7).

Kegiatan itu juga bertujuan untuk mempercepat peningkatan kerja sama kawasan dalam bidang ekonomi, pariwisata dan budaya. 

Pacific Exposition 2019 merupakan hasil kerja sama Indonesia dengan Australia dan Selandia Baru serta dihadiri oleh 20 negara di Pasifik Selatan. 

Acara tersebut dilengkapi dengan forum pariwisata pada Kamis (11/J7), forum bisnis dan investasi pada Jumat (12/7), forum budaya Pasifik pada Sabtu (13/7) dan festival seni dan budaya Pasifik dari Jumat hingga Minggu (14/7). Pacific Exposition 2019 akan ditutup dengan konser besar Sound of the Pacific pada Minggu.

"Ini wujud konkret arahan Presiden Joko Widodo untuk meningkatkan interaksi aktif dengan negara-negara di Pasifik," jelas Duta Besar Indonesia untuk Selandia Baru Tantowi Yahya. 

Forum internasional itu dibuka oleh Menlu Retno bersama dengan Menteri Luar Negeri Australia dan Menteri Luar Negeri Selandia Baru pada Jumat.

Pertemuan negara Pasifik tersebut dihadiri pula oleh menteri pemerintahan Jokowi seperti Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menteri Pariwisata, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri BUMN, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan sejumlah anggota DPR RI.

Sponsored

Turut berpartisipasi dalam acara ini adalah pejabat tinggi dari Papua, Papua Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku dan Maluku Utara. 

Berbagai institusi terkait dan parlemen negara Pasifik yang menangani bidang pariwisata, kebudayaan dan perdagangan juga mendukung kegiatan ini.

Lebih dari 100 perusahaan berpartisipasi dalam forum bisnis dan investasi Pasifik untuk memanfaatkan potensi ekonomi kawasan yang memiliki total Produk Domestik Bruto (PDB) US$ 2,6 triliun dengan 300 juta penduduk. Beberapa perusahaan Indonesia yang berpartisipasi antara lain Pertamina, Inalum, Garuda, Telkomsel, serta BUMN perbankan. 

Pada forum pariwisata Pasifik, ratusan pelaku bisnis termasuk yang bergerak di bidang infrastruktur, komunikasi dan operator tur akan berkumpul untuk membahas jaringan kerja sama membentuk One Pacific Destination di kawasan. 

Sementara itu, dalam forum kebudayaan Pasifik, Indonesia mengajak negara di kawasan untuk bekerja sama dalam memelihara warisan budaya dan mempromosikan identitas Pasifik yang belum dikenal secara global.