logo alinea.id logo alinea.id

Pakistan terima dana talangan US$6 miliar dari IMF

Pendanaan, yang masih membutuhkan persetujuan dari manajemen IMF, itu akan diberikan selama tiga tahun.

Khairisa Ferida
Khairisa Ferida Senin, 13 Mei 2019 20:26 WIB
Pakistan terima dana talangan US$6 miliar dari IMF

Pakistan telah mengamankan dana talangan senilai US$6 miliar dari Dana Moneter Internasional (IMF) di tengah perjuangan negara itu untuk mencegah krisis ekonomi lebih lanjut.

Pendanaan, yang masih membutuhkan persetujuan dari manajemen IMF, itu akan diberikan selama tiga tahun.

Kesepakatan ini datang setelah negosiasi berbulan-bulan, menjadikannya kali ke-13 bagi Pakistan untuk menerima talangan dana dari IMF sejak 1980-an.

Pakistan telah menghadapi krisis ekonomi dengan persediaan cadangan mata uang asing yang sedikit dan pertumbuhan yang mandek. 

Dalam pernyataannya, IMF mengatakan Pakistan menghadapi lingkungan ekonomi yang menantang, dengan pertumbuhan yang tidak bergairah, inflasi dan utang yang tinggi, serta posisi eksternal yang lemah.

Disebutkan pula bahwa program pendanaan akan mendukung strategi otoritas untuk menggenjot pertumbuhan yang lebih kuat dengan meningkatkan lingkungan bisnis, memperkuat lembaga, meningkatkan transparansi dan melindungi belanja sosial.

Dana talangan IMF lazimnya diberikan dalam kondisi yang ketat, dan beberapa analis telah memperingatkan bahwa suntikan baru IMF dapat merusak janji PM Imran Khan untuk membangun sebuah negara yang sejahtera. 

Sejak dia dilantik pada Agustus lalu, PM Khan telah secara agresif mencari bantuan dari negara-negara sahabat untuk mengurangi ukuran paket dana talangan yang mungkin diperlukan Pakistan dari IMF.

Sponsored

Karena ekonominya yang mandek, Pakistan telah menghadapi krisis neraca pembayaran yang potensial.

IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi Pakistan akan melambat menjadi 2,9% pada tahun fiskal hari ini dari 5,2% pada 2018.

Pada Februari, bank sentral Pakistan dilaporkan hanya memiliki US$8 miliar dalam cadangan devisa. 

Abdul Hafeez Shaikh, penasihat ekonomi untuk PM Khan mengatakan bahwa pinjaman luar negeri saat ini telah melebihi US$90 miliar, dan ekspor telah mencatat pertumbuhan negatif selama lima tahun terakhir.

"Jadi, Pakistan akan mendapatkan US$6 miliar dari IMF, dan di samping itu kami akan mendapatkan US$2 hingga US$3 miliar dari Bank Dunia dan Bank Pembangunan Asia dalam tiga tahun ke depan," kata Shaikh, menurut kantor berita AFP.

Sumber : BBC