sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Pangeran Inggris tak kooperatif terkait penyelidikan Epstein

Jeffrey Epstein didakwa melakukan perdagangan seks. Kasus ini menyeret sejumlah tokoh terkemuka, salah satunya Pangeran Andrew.

Khairisa Ferida
Khairisa Ferida Rabu, 29 Jan 2020 09:00 WIB
Pangeran Inggris tak kooperatif terkait penyelidikan Epstein

Pangeran Andrew (59) dari Inggris sama sekali tidak operatif terhadap para penyelidik Amerika Serikat yang ingin mewawancarainya sebagai bagian dari penyelidikan mereka terhadap kasus perdagangan seks yang didakwakan pada Jeffrey Epstein. Hal tersebut diungkapkan oleh seorang jaksa penuntut AS pada Senin (27/1).

Berbicara dalam konferensi pers yang dilakukan di luar kediaman Epstein di New York, Jaksa AS untuk Distrik Selatan New York Geoffrey Berman mengatakan bahwa jaksa penuntut dan FBI telah menghubungi pengacara Pangeran Andrew dan meminta untuk mewawancarainya.

"Sampai saat ini, Pangeran Andrew tidak menunjukkan kerja samanya," kata dia.

Tahun lalu, Pangeran Andrew telah mengumumkan mundur dari tugas-tugas kerajaan di tengah sorotan publik terhadap klaim seorang wanita bahwa dia melakukan sejumlah pertemuan yang diwarnai interaksi seksual dengan sang pangeran atas perintah Epstein. Perjumpaan itu dimulai ketika dia berusia 17 tahun.

Virginia Roberts Giuffre mengklaim bahwa setelah bertemu Epstein di Florida pada 2000, jutawan itu menerbangkannya keliling dunia dan menekannya untuk berhubungan seks dengan kebanyakan pria tua, termasuk Pangeran Andrew, dua politikus senior AS, akademisi terkenal, pemodal, dan pengacara Alan Dershowitz, yang saat ini tergabung dalam tim pembelaan Presiden Donald Trump dalam upaya pemakzulan.

Seluruh pria tersebut telah membantah pernyataan Virginia. Epstein sendiri memilih bunuh diri di selnya pada 10 Agustus 2019 saat menanti persidangan atas tuduhan perdagangan seks.

Virginia mengatakan bahwa dia berhubungan seks dengan Andrew tiga kali, termasuk sekali di London pada 2001 ketika keduanya berada di rumah kekasih Epstein, Ghislaine Maxwell.

Pangeran Andrew dan Maxwell sama-sama menyangkal mengetahui bahwa Epstein melakukan pelecehan seksual terhadap para gadis. Dalam sebuah wawancara TV beberapa waktu lalu, Pangeran Andrew bersikeras bahwa dia keluar makan piza bersama anak-anaknya pada malam yang disebut Virginia keduanya menghabiskan waktu di London.

Sponsored

Jaksa Agung AS William Barr telah berjanji menyelidiki secara agresif dan mengajukan tuntutan terhadap siapa pun yang mungkin telah membantu Epstein.

Dalam pernyataan yang dirilis pada November, Pangeran Andrew menyatakan bersedia membantu proses penyelidikan.

"Tentu saja, saya bersedia mmebantu lembaga penegak hukum ... jika diperlukan," tulis dia.

Ada pun Berman menekankan bahwa penyelidikan terkait kasus Epstein tidak akan berakhir dengan kematian pria itu.

"Jeffrey Epstein tidak mungkin melakukannya tanpa bantuan orang lain, dan saya dapat meyakinkan Anda bahwa penyelidikan sedang bergerak maju," kata Berman.

Sejumlah perempuan menuduh bahwa mereka mengalami pelecehan seksual oleh Epstein saat mereka masih remaja. Mereka menyebut Epstein mendapat bantuan dari Maxwell dan sejumlah asisten dalam "merekrut" gadis-gadis.

Pangeran Andrew yang bergelar Duke of York adalah anak ketiga Ratu Elizabeth II dan Pangeran Philip. Pada 1986, dia menikah dengan Sarah Ferguson, namun keduanya bercerai pada 1996.

Pasangan Andrew dan Sarah dikaruniai dua putri, Putri Beatrice dan Putri Eugenie. (VoA)

Berita Lainnya