sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Pascapemilu, kasus harian Covid-19 AS pecahkan rekor

Terdapat lebih dari 91.000 kasus infeksi baru yang tercatat pada Rabu (4/11).

Valerie Dante
Valerie Dante Kamis, 05 Nov 2020 18:17 WIB
Pascapemilu, kasus harian Covid-19 AS pecahkan rekor
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 882.418
Dirawat 138.238
Meninggal 25.484
Sembuh 718.696

Amerika Serikat (AS) mencatat rekor baru kasus harian Covid-19 menyusul meningkatnya infeksi dan pasien rawat inap di sejumlah negara bagian.

Kasus infeksi harian Covid-19 di AS telah meningkat 45% selama dua pekan terakhir. Menurut data yang dikumpulkan Johns Hopkins University, kematian juga meningkat 15% menjadi rata-rata 846 fatalitas per harinya.

Terdapat lebih dari 91.000 kasus infeksi baru yang tercatat pada Rabu (4/11).

Statistik suram tersebut menggarisbawahi betapa pentingnya pemilihan presiden (pilpres) yang sedang berlangsung. Joe Biden mengatakan, dia berada pada jalur kemenangan, sementara Presiden Donald Trump, yang berulang kali menyebarkan informasi yang salah tentang pandemi dan meremehkan ancaman virus, mengancam tuntutan hukum terkait penghitungan suara.

Lebih dari 232.000 orang telah meninggal karena Covid-19 di AS dan total kasus yang dikonfirmasi melampaui 9 juta. "Negeri Paman Sam" mencatat jumlah infeksi dan fatalitas tertinggi di seluruh dunia.

Rekor infeksi harian terbaru datang beberapa hari setelah pakar penyakit menular terkemuka di AS, Anthony Fauci, memperingatkan negaranya harus bersiap untuk kondisi yang akan memburuk.

Dia memprediksi, akan ada lebih dari 100.000 kasus infeksi per harinya dan lonjakan fatalitas akibat virus saat musim dingin nanti.

Krisis kesehatan menyebar ke berbagai negara bagian. Ada 34 negara bagian melaporkan lebih dari 1.000 kasus, rekor baru dan tingkat rawat inap mencapai puncaknya di 16 negara bagian.

Sponsored

Pakar kesehatan masyarakat semakin menyuarakan kekhawatiran tentang memburuknya pandemi, terutama di wilayah barat tengah.

Penanganan pandemi di AS dan prediksi untuk musim dingin menjadi masalah utama dalam persaingan antara Trump dan Biden.

Dalam salah satu kampanye terakhirnya, Trump sempat mengancam akan memecat Fauci. Di lain sisi, Biden berjanji mempertahankan Fauci dan bersumpah meluncurkan kebijakan nasional baru untuk memerangi Covid-19 jika terpilih. (The Guardian)

Berita Lainnya