sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

PBB: India akan salip China sebagai negara terpadat di dunia

China dan India saat ini menyumbang sekitar 37% dari seluruh populasi global yang berjumlah sekitar 7,7 miliar.

Khairisa Ferida
Khairisa Ferida Kamis, 20 Jun 2019 19:26 WIB
PBB: India akan salip China sebagai negara terpadat di dunia

India akan menyalip China sebagai negara terpadat di dunia dalam waktu kurang dari satu dekade. Demikian menurut laporan terbaru PBB.

China dan India saat ini menyumbang sekitar 37% dari seluruh populasi global yang berjumlah sekitar 7,7 miliar. Tiongkok menampung sekitar 1,4 miliar orang dan India dihuni sekitar 1,3 miliar orang.

Tetapi menurut laporan PBB bertajuk "World Population Prospects" yang dirilis pada Senin (17/6), pada 2027, jumlah populasi India akan melebihi China dan pada 2050 kesenjangan diprediksi melebar lebih jauh.

"Antara 2019 dan 2050, 55 negara atau wilayah diperkirakan mengalami pengurangan populasi setidaknya 1%," sebut laporan itu.

Pemicunya sebagian besar karena tingkat kesuburan yang rendah dan dalam beberapa kasus, disebabkan oleh tingginya jumlah emigrasi.

"Populasi China diproyeksi menyusut 31,4 juta atau 2,2%," tulis laporan tersebut.

Itu akan menempatkan populasi China pada angka 1,1 miliar, sementara India diperkirakan 1,5 miliar.

Pada 2050, laporan itu memperkirakan seluruh populasi planet ini akan menjadi 9,7 miliar orang, kenaikan mengejutkan hanya dalam satu abad.

Sponsored

Lima tahun setelah berdirinya PBB, populasi global hanya 2,6 miliar orang.

Laporan PBB ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada pemerintah saat mereka berupaya mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB (SDGs) 2030.

China telah berusaha mengatasi penurunan populasi yang membayangi selama bertahun-tahun. Dengan populasi negara itu yang menua dengan cepat dan angka kelahiran yang menurun, Tiongkok bahkan membalikkan kebijakan "Satu Anak"-nya dengan mendorong warganya untuk memiliki lebih banyak anak.

Namun, dengan semakin meningkatnya populasi perkotaan yang menghadapi persoalan biaya hidup, upaya untuk mendorong tingkat kelahiran dilaporkan gagal.

Selain India menyalip China, laporan PBB menyatakan pula Nigeria akan menjadi negara terpadat ketiga pada 2050 dengan perkiraan populasi 733 juta. Adapun Amerika Serikat akan menduduki peringkat keempat dengan jumlah penduduk 434 juta.

Pakistan akan tetap bertengger di posisi kelima.

"Banyak pertumbuhan populasi tercepat terjadi di negara-negara termiskin, di mana ini menghadirkan tantangan tambahan," kata Liu Zhenmin, Wakil Sekretaris Jenderal PBB untuk Urusan Ekonomi dan Sosial.

Sumber : CNN