sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Pfizer kekurangan bahan baku untuk buat vaksin Covid-19

Beberapa batch awal bahan mentah gagal memenuhi standar yang menyebabkan penundaan produksi.

Cindy Victoria Dhirmanto
Cindy Victoria Dhirmanto Jumat, 04 Des 2020 21:34 WIB
Pfizer kekurangan bahan baku untuk buat vaksin Covid-19
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.341.314
Dirawat 153.074
Meninggal 36.325
Sembuh 1.151.915

Pfizer memutuskan untuk memangkas target produksi vaksin Covid-19 pada 2020, dari 100 juta dosis menjadi 50 juta dosis. Menurut juru bicara Pfizer kepada Reuters, hal itu disebabkan kurangnya bahan baku yang digunakan dalam pembuatan vaksin Covid-19.

Vaksin Pfizer mengandalkan rejimen dua dosis, yang berarti 50 juta dosis cukup untuk menyuntik 25 juta orang.

Seorang juru bicara perusahaan mengatakan, rantai pasokan bahan mentah membutuhkan waktu lebih lama dari yang diharapkan. Juru bicara itu juga menyebutkan, hasil yang lebih lambat dari yang diharapkan dari uji klinis Pfizer, sebagai alasan untuk penurunan jumlah dosis yang diharapkan bisa diproduksi pada akhir 2020.

Juru bicara itu menambahkan modifikasi pada lini produksi Pfizer sekarang telah selesai dan dosis akhir dibuat dengan cepat.

The Wall Street Journal adalah yang pertama melaporkan berita tersebut. Dilaporkan bahwa orang yang tidak disebutkan namanya yang terlibat langsung dalam pengembangan vaksin Pfizer mengatakan, beberapa batch awal bahan mentah gagal memenuhi standar yang menyebabkan penundaan produksi.

Pfizer mengajukan permohonan otorisasi darurat untuk vaksin Covid-19 dari regulator AS pada November. Pejabat AS mengharapkan vaksin tersebut mendapatkan izin pada bulan ini. Selain itu juga mengharapkan alokasi vaksin pertamanya sebanyak 6,4 juta dosis, dengan lebih banyak lagi akan menyusul.

Sementara regulator di Inggris Raya telah mengesahkan vaksin Pfizer untuk digunakan di negara itu.

 

Sponsored

Sumber: cbc.ca

Berita Lainnya