logo alinea.id logo alinea.id

Pidato kenegaraan Trump bahas imigrasi ilegal hingga perang dagang

Imigrasi ilegal menjadi sorotan utama dalam pidato kenegaraan tahunan Trump pada Selasa (5/2).

Khairisa Ferida Valerie Dante
Khairisa Ferida | Valerie Dante Rabu, 06 Feb 2019 18:11 WIB
Pidato kenegaraan Trump bahas imigrasi ilegal hingga perang dagang

Sebelas hari pasca-government shutdown atau penutupan pemerintahan berakhir, pada Selasa (5/2) waktu setempat, Donald Trump akhirnya dapat tampil di mimbar Kongres untuk menyampaikan pidato kenegaraan tahunannya.

Memulai pidatonya, dia menuturkan, agenda yang akan dipaparkannya bukan milik Republik atau Demokrat. "Ini adalah agenda rakyat Amerika Serikat."

Dalam pidatonya yang bertema 'Choosing Greatness', Trump menyerukan persatuan. "Ada peluang baru dalam politik AS, kalau saha kita memiliki keberania bersama untuk meraihnya. Kemenangan bukanlah kemenangan bagi partai, melainkan bagi negara kita."

Trump tidak melewatkan kesempatan ini untuk memaparkan klaim kesuksesan ekonomi yang dicapai pemerintahannya.

"Hanya dalam dua tahun sejak pemilu, kami telah meluncurkan ledakan ekonomi yang belum pernah terjadi sebelumnya ... Kami menciptakan 5,3 juta lapangan kerja baru dan menambah 600.000 pekerjaan manufaktur baru, sesuatu yang menurut hampir semua orang tidak mungkin dilakukan," ujar Trump. "Upah meningkat pada laju tercepat dalam beberapa dekade, dan tumbuh bagi pekerja kerah biru, yang saya janjikan akan saya perjuangkan ... Nyaris lima juta rakyat AS tidak lagi mendapat kupon makanan (SNAP). Ekonomi AS tumbuh hampir dua kali lebih cepat hari ini dibanding hari ketika saya mengambil alih, dan kita dipandang sebagai ekonomi terseksi di seluruh dunia."

Trump menyatakan bahwa penggangguran telah mencapai angka terendahnya dalam lebih dari setengah abad terakhir. "Pengangguran Afro-Amerika, hispanik Amerika, dan Asia-Amerika semuanya telah mencapai tingkat terendah yang pernah tercatat." 

Presiden berusia 72 tahun itu juga mengungkapkan, pengangguran penyandang cacat juga mencapai titik terendah sepanjang masa. "Terdapat 157 orang yang bekerja."

"Kami telah mengakhiri pajak tanah atau pajak kematian bagi usaha kecil, peternakan, dan pertanian keluarga ... Kami menghilangkan mandat individu dari Obamacare yang sangat tidak populer," sebut Trump.

Lebih lanjut, dia memaparkan bahwa pada masa jabatannya, pemerintahannya telah memangkas lebih banyak peraturan dalam waktu singkat dibanding pemerintahan lainnya pada periode yang sama. "Berkat pemangkasan pajak dan regulasi, perusahaan-perusahaan akan kembali ke negara kita dalam jumlah yang besar."

"Kami telah meluncurkan revolusi di sektor energi. AS sekarang adalah produsen minyak dan gas alam nomor satu di dunia. Dan sekarang, untuk pertama kalinya dalam 65 tahun, kami adalah pengekspor energi bersih. Setelah 24 bulan mengalami kemajuan yang pesat, ekonomi kita telah membuat iri dunia. Sejauh ini, militer kita adalah yang terkuat di Bumi," ungkap ayah lima anak itu.

"Pada Jumat diumumkan bahwa kami menambahkan 304.000 lapangan kerja dalam waktu satu bulan saja, hampir dua kali lipat dari yang diharapkan."

Trump menegaskan bahwa keajaiban ekonomi tengah terjadi di AS. "Satu-satunya hal yang dapat menghentikannya adalah perang dan politik yang bodoh atau investigasi partisan yang konyol ... Kita harus bersatu di dalam negeri untuk mengalahkan musuh kita di luar negeri."

Imigrasi ilegal

Dia mendesak kedua kubu di Kongres untuk bekerja sama. Mengambil contoh atas keberhasilan kerja sama untuk meloloskan sejumlah RUU, salah satunya 
yang dikeluarkan untuk menghadapi krisis opioid.

"Sekarang, Partai Republik dan Demokrat harus bersatu lagi untuk menghadapi krisis nasional yang mendesak. Kongres memiliki 10 hari tersisa untuk meloloskan RUU yang akan mendanai pemerintah kita, melindungi tanah air kita, dan mengamankan perbatasan selatan yang sangat berbahaya. Sekarang adalah waktunya bagi Kongres untuk menunjukkan kepada dunia bahwa AS berkomitmen untuk mengakhiri imigrasi ilegal," kata Trump. 

"Saat ini, karavan besar dan terorganisir tengah dalam perjalanan ke AS. Kami baru saja mendengar, dalam upaya untuk mengusir para imigran dari komunitas mereka, kota-kota di Meksiko membawa mereka ke perbatasan negara kita yang hanya memiliki sedikit perlindungan perbatasan dengan menggunakan truk dan bus. Saya telah memerintahkan 3.750 pasukan tambahan ke perbatasan selatan kita untuk bersiap menghadapi serangan hebat ini."

Trump menekankan, "Ini adalah persoalan moral ... Perbatasan selatan kita merupakan ancaman terhadap keselamatan, keamanan, dan kesejahteraan finansial seluruh rakyat AS. Kita memiliki kewajiban moral untuk menciptakan sistem imigrasi yang melindungi kehidupan dan pekerjaan warga negara kita. Ini termasuk kewajiban kita kepada jutaan imigran yang tinggal di sini hari ini yang mengikuti aturan dan menghormati hukum kita. Imigran legal memperkaya bangsa kita dan memperkuat masyarakat kita dengan cara yang tidak terhitung jumlahnya. Saya ingin orang-orang datang ke negara kita dalam jumlah terbesar yang pernah ada, tetapi mereka harus datang secara legal.

"Malam ini, saya meminta Anda untuk membela perbatasan selatan kita yang sangat berbahaya karena cinta dan pengabdian kepada sesama warga dan negara kita. Tidak ada masalah yang lebih baik yang menggambarkan perbedaan antara kelas pekerja dan kelas politik AS daripada imigrasi ilegal. Politikus dan donor yang kaya mendorong perbatasan terbuka, sambil menjalani kehidupan mereka di balik tembok, gerbang, dan penjaga. Sementara, kelas pekerja dibiarkan membayar harga atas imigrasi ilegal massal, kekurangan lapangan kerja, upah lebih rendah, sekolah yang terlalu padat, rumah sakit yang begitu ramai sehingga Anda tidak bisa masuk, meningkatnya kejahatan, dan jaring pengaman sosial yang menipis," terang Trump. "Toleransi terhadap imigrasi ilegal tidak berbelas kasih. Sebenarnya itu sangat kejam."

Satu dari tiga wanita, menurut Trump, mengalami pelecehan seksual dalam perjalanan panjang ke utara. "Penyelundup menggunakan anak-anak migran sebagai pion manusia untuk mengeksploitasi hukum kita dan mendapatkan akses ke negara kita. Pedagang manusia dan seks mengambil keuntungan dari terbukanya pelabuhan masuk kita untuk menyelundupkan ribuan gadis dan wanita muda ke AS dan menjualnya ke pelacuran dan perbudakan modern."

Trump menyebutkan bahwa puluhan ribu warga AS yang tidak bersalah terbunuh oleh obat-obatan mematikan yang melintasi perbatasan dan membanjiri berbagai kota. Trump pun bersikeras akan membangun dinding perbatasan.

"Ini adalah penghalang baja yang efisien, strategis, dan tembus pandang, bukan sekadar beton sederhana. Ini akan dikerahkan di daerah yang diidentifikasi oleh agen perbatasan sebagai area yang memiliki kebutuhan terbesar ... San Diego dulunya memiliki penyeberangan perbatasan paling ilegal di negara ini. Merespons itu, dinding keamanan yang kuat pun dibangun. Itu hampir sepenuhnya mengakhiri penyeberangan ilegal. Kota perbatasan El Paso, Texas, dulu memiliki tingkat kejahatan kekerasan sangat tinggi dan dianggap sebagai salah satu yang paling berbahaya di negara kita. Sekarang, El Paso adalah salah satu kota teraman kita. Sederhananya, dinding ini terbukti bekerja dan menyelamatkan nyawa," papar Trump.

"Jadi, mari kita bekerja sama, berkompromi, dan mencapai kesepakatan yang benar-benar akan membuat AS aman. Ketika kita berupaya untuk mempertahankan keselamatan rakyat kita, kita juga harus memastikan kebangkitan ekonomi kita berlanjut dengan langkah cepat. Tidak ada yang mendapat manfaat lebih dari ekonomi kita yang berkembang daripada wanita, yang telah mengisi 58% dari lapangan kerja baru yang diciptakan pada tahun lalu."